<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707951">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TRANSFORMASI LAHAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PADA KAWASAN RURAL URBAN FRINGE DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Demitria Sumardana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rural Urban Fringe merupakan wilayah peralihan antara desa dan kota yang mengalami perubahan penggunaan lahan secara dinamis seiring dengan pertumbuhan penduduk, perkembangan aktivitas ekonomi, dan perluasan wilayah perkotaan. Perubahan tersebut menimbulkan pergeseran pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah perbatasan antara kota dan desa (rural-urban fringe). Dampaknya sangat terasa bagi masyarakat, khususnya para petani yang kehilangan sumber penghidupan akibat alih fungsi lahan  sehingga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dikawasan Rural Urban Fringe. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penelitian ini untuk memahami sejauh mana transformasi lahan memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan rural-urban fringe serta menganalisis pengaruh faktor-faktor transformasi lahan yang meliputi perluasan penduduk, perubahan mata pencaharian, pendapatan, harga lahan, dan kerentanan bencana terhadap kesejahteraan masyarakat.&#13;
Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis regresi logistik ordinal. Lokasi penelitian berada di perbatasan antara Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, melibatkan 20 desa sampel yang dipilih melalui metode systematic sampling. Sebanyak 500 kepala rumah tangga dijadikan responden. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Pengukuran kesejahteraan masyarakat mengacu pada indikator Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2017 yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, pendapatan, aset, pengeluaran, dan rasa aman.&#13;
	Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan rural-urban fringe Banda Aceh berada pada kategori sedang. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar kebutuhan dasar masyarakat telah terpenuhi, meskipun masih dijumpai keterbatasan, khususnya dalam hal keterampilan. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik ordinal, variabel pertumbuhan penduduk, pendapatan, harga lahan, dan kerentanan bencana terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sementara variabel perubahan mata pencaharian tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Nilai Nagelkerke R-square sebesar 0,587 mengindikasikan bahwa sebesar 58,7% variasi tingkat kesejahteraan masyarakat dapat dijelaskan oleh variabel-variabel yang digunakan dalam model, yang juga dinyatakan layak berdasarkan hasil uji goodness of fit, parallel lines, dan Wald test. Pertumbuhan penduduk menjadi faktor yang paling dominan karena mendorong terjadinya perubahan sosial ekonomi sekaligus membatasi akses masyarakat terhadap lahan produktif. Temuan ini memperkuat bukti bahwa transformasi lahan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang menekankan pada pengelolaan tata ruang yang berkelanjutan serta penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan peralihan desa–kota.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707951</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-12 16:50:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-13 09:30:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>