GAMBARAN AGEISM TERHADAP LANSIA DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN AGEISM TERHADAP LANSIA DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH


Pengarang

CUT SABINA ALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dara Febriana - 198102242005012002 - Dosen Pembimbing I
Nurhasanah - 198307172015042003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2212101010106

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : fakultas keperawatan universitas syiah kuala., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

618.970 231

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ageism merupakan bentuk diskriminasi yang muncul melalui stereotip, prasangka, dan perlakuan berbeda terhadap individu berdasarkan usia, yang umumnya berdampak pada kelompok lanjut usia (lansia) dan dapat memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ageism terhadap lansia dalam pelayanan kesehatan di wilayah Kota Banda Aceh dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan desain crosssectional study. Populasi penelitian terdiri dari 336 petugas pelayanan kesehatan di enam puskesmas, dengan sampel 183 responden yang dipilih melalui teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen baku WHO Ageism Scale: Toward Older Persons dengan skala rasio, dan analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat ageism rendah sebesar 78,8%, sedangkan 21,9% responden memiliki tingkat ageism tinggi. Temuan ini menggambarkan bahwa tenaga kesehatan pada umumnya memiliki sikap positif serta tidak menunjukkan kecenderungan diskriminatif terhadap lansia. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi dasar bagi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengembangkan pelatihan berkelanjutan mengenai pelayanan ramah lansia (age friendly care), sebagai upaya menekan risiko diskriminasi usia di layanan kesehatan primer.

Ageism, a form of discrimination expressed through stereotypes, prejudice, and unequal treatment based on age, often affects older adults and can compromise the quality of healthcare. This study aimed to describe ageism among healthcare workers in Banda Aceh City using a quantitative descriptive, cross‑sectional design. The population comprised 336 healthcare providers across six community health centers (puskesmas), with 183 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using the standardized WHO Ageism Scale: Toward Older Persons and analyzed with frequency distribution. Results revealed that 78.8% of respondents demonstrated low levels of ageism, while 21.9% showed high levels. These findings suggest that healthcare workers generally hold positive attitudes and do not exhibit discriminatory tendencies toward older adults. The study provides evidence‑based data to guide health facilities in strengthening holistic gerontological nursing care, implementing continuous training on age‑friendly practices, and enhancing healthcare worker competencies. Such efforts are essential to reduce age‑based discrimination and advance the development of gerontological nursing science.

Citation



    SERVICES DESK