HUBUNGAN SEDENTARY LIFESTYLE DENGAN RISIKO DM TIPE 2 PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN SEDENTARY LIFESTYLE DENGAN RISIKO DM TIPE 2 PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

JIHAN HAFIDZAH MUSTAFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Teuku Mamfaluti - 196512311997021003 - Dosen Pembimbing I
Haris Munirwan - 198807172014041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010067

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.462 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sedentary lifestyle merupakan perilaku aktivitas rendah yang ditandai dengan banyaknya waktu yang dihabiskan dalam posisi duduk atau berbaring dengan pengeluaran energi yang minimal yaitu < 1,5 METs. Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok usia muda yang cenderung melakukan sedentary lifestyle. Sedentary lifestyle yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit metabolik, termasuk DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sedentary lifestyle dengan risiko DM tipe 2 pada mahasiswa kedokteran Universitas Syiah Kuala. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan metode analitik observasional. Sampel terdiri dari 260 mahasiswa kedokteran Universitas Syiah Kuala, dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari September hingga Oktober 2025 di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Pengukuran sedentary lifestyle menggunakan Sedentary Behaviour Questionnaire (SBQ), risiko DM tipe 2 menggunakan Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC) serta pemeriksaan IMT dan lingkar pinggang. Hasil didapatkan mayoritas responden memiliki tingkat sedentary lifestyle tinggi 44,6%, Risiko DM Tipe 2 kategori rendah sebesar 48,5 %, IMT < 25 kg/m2 53.5%, lingkar pinggang kategori normal 60.4%, dan tidak memiliki riwayat keluarga DM 45.4%. Hasil uji Spearman rank menunjukkan adanya hubungan antara sedentary lifestyle dengan risiko DM tipe 2 (p = 0,046) dengan kekuatan hubungan yang sangat lemah (r = 0,124). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sedentary lifestyle dengan risiko DM tipe 2 pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Syiah Kuala, hal ini menunjukkan bahwa responden dengan sedentary lifestyle tinggi kecenderungan risiko DM tipe 2 semakin tinggi.


Kata kunci: Sedentary Lifestyle, Risiko DM tipe 2, FINDRISC, Mahasiswa Kedokteran, SBQ

Sedentary lifestyle refers to a low-activity behavior characterized by prolonged periods of sitting or lying down with minimal energy expenditure (

Citation



    SERVICES DESK