<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707869">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI NABILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KEMENTRIAN RISET DAN TEKNOLOGI &#13;
UNIVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN&#13;
&#13;
SKRIPSI&#13;
16 Desember 2025&#13;
&#13;
XIV+ VI BAB + 65 halaman + 6 Tabel + 1 Skema + 13 Lampiran&#13;
&#13;
PUTRI NABILLA&#13;
2212101010031&#13;
&#13;
GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Peningkatan jumlah populasi lanjut usia (lansia) di dunia dan Indonesia secara signifikan meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut, yang apabila tidak terdeteksi sejak dini dapat berkembang menjadi demensia, meningkatkan ketergantungan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, serta menurunkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fungsi kognitif pada lansia di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 3.020 lansia dengan sampel 353 lansia yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi. Intrumen yang digunakan adalah Saint Louis University Mental Status Examination (SLUMS). Analisa data ditampikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil menunjukkan bahwa fungsi kognitif pada kelompok Pendidikan ≥ SMA, Sebagian besar lansia berada pada kategori gangguan kognitif ringan (43,8%), sedangkan pada kelompok Pendidikan &lt; SMA mayoritas berada pada kategori demensia (72,0%). Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya tingkat pendidikan pada lansia berkaitan dengan tingginya risiko gangguan kognitif berat yang dapat berdampak pada kemandirian dan kualitas hidup lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya skrining fungsi kognitif secara berkala, penguatan peran keluarga dalam memberikan dukungan dan stimulasi kognitif, serta pengembangan program pelayanan dan pemberdayaan lansia di tingkat komunitas guna mencegah penurunan fungsi kognitif yang lebih lanjut.&#13;
&#13;
Kata Kunci	: Fungsi kognitif, Lansia, SLUMS&#13;
Daftar Bacaan	: 18 buku, 38 artikel jurnal, 11 dokumen pemerintah (2006-2025) &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GERIATRICS NURSING</topic>
 </subject>
 <classification>618.970 231</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707869</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 22:09:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-09 15:43:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>