<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707863">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PRE- EXTENSIVE DRUG RESISTANT DAN TUBERKULOSIS EXTENSIVE DRUG RESISTANT DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vonna Yunira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas kedokteran - Program studi pendidikan spesialis-i pulmonologi dan kedokteran respirasi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang : Tuberkulosis Pre-Extensive Drug Resistant (TB pre-XDR) dan Extensive Drug Resistant (TB XDR) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, karena menimbulkan banyak efek samping, besarnya biaya pengobatan, rendahnya keberhasilan pengobatan dan tingginya angka kematian. Sehingga perlu diteliti faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian TB pre-XDR dan TB XDR.&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui jumlah kasus, karakteristik demografi dan faktor risiko (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, asal kabupaten, jarak rumah ke fasilitas kesehatan, merokok, komorbid, Indeks Massa Tubuh (IMT), kavitas, riwayat penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT), hasil pengobatan TB sebelumnya, tipe resistensi dan hasil pengobatan saat ini), dan faktor risiko yang paling berhubungan dengan terjadinya TB pre-XDR dan TB XDR di Provinsi Aceh.&#13;
Metode: Jenis penelitian retrospektif dengan desain case control  yang menggunakan data sekunder dari software system informasi TB (SITB). Penderita TB pre-XDR dan TB XDR merupakan kelompok kasus, sedangkan penderita TB RR dan TB MDR sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dari tahun 2020 hingga 2023. Data dianalisis secara univariat, bivariat (menggunakan uji chi-square) dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.&#13;
Hasil: Dari 164 sampel, 50 orang merupakan penderita TB pre-XDR, 2 penderita TB XDR, 58 penderita TB RR dan 54 penderita TB MDR. Terdapat hubungan yang signifikan antara asal kabupaten (p=</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TUBERCULOSIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.995</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707863</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 21:31:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-09 16:39:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>