<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707821">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DURASI SERTA DOSIS ESTROGEN DAN PROGESTERON TERHADAP INFLAMASI GINGIVA PADA PENGGUNA PIL KONTRASEPSI ORAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maisyah Nabillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pil kontrasepsi oral merupakan salah satu metode kontrasepsi yang banyak digunakan oleh wanita karena efektivitas dan kemudahannya. Kandungan hormon estrogen dan progesteron di dalamnya dapat mempengaruhi jaringan rongga mulut, khususnya gingiva. Perubahan kadar hormon tersebut dapat meningkatkan respon inflamasi gingiva melalui peningkatan vaskularisasi dan permeabilitas kapiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi serta dosis hormon estrogen dan progesteron terhadap inflamasi gingiva pada pengguna pil kontrasepsi oral. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel penelitian terdiri dari 40 wanita pengguna pil kontrasepsi oral yang memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik pengambilan Total Sampling. Data durasi dan dosis pil kontrasepsi diperoleh melalui kuesioner, sedangkan derajat inflamasi gingiva diukur dengan Papillary Bleeding Index (PBI). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara durasi penggunaan pil kontrasepsi oral terhadap tingkat inflamasi gingiva berdasarkan analisis uji Chi-Square (p &lt; 0,05). Analisis terhadap variabel dosis tidak dapat dilakukan karena hanya terdapat satu kategori dosis pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara durasi estrogen dan progesteron terhadap inflamasi gingiva pada pengguna pil kontrasepsi oral. Tidak terdapat hubungan antara dosis estrogen dan progesteron terhadap inflamasi gingiva pada pengguna pil kontrasepsi oral.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Durasi, Estrogen, Inflamasi Gingiva, Pil Kontrasepsi Oral, Progesteron.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GINGIVAL DISEASES - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONTRACEPTION</topic>
 </subject>
 <classification>617.632</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707821</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 15:36:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-09 09:30:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>