<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707793">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWARNASRAMA UNIVERSITAS SYIAH KUALA TERHADAP PERILAKU HOMOSEKSUAL DAN PENYAKIT INFEKSI MENULARRNSEKSUAL.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>miss iceza rapchan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Homoseksualitas dan Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi yang berkaitan dengan tingkat pengetahuan mahasiswa, khususnya di lingkungan asrama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa asrama Universitas Syiah Kuala mengenai homoseksualitas dan IMS. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 100 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai homoseksualitas berada pada kategori kurang (54%), diikuti kategori cukup (39%) dan baik (7%). Tingkat pengetahuan yang relatif lebih baik ditemukan pada subdimensi pemahaman orientasi seksual serta stigma dan diskriminasi, sedangkan tingkat pengetahuan terendah terdapat pada subdimensi miskonsepsi tentang homoseksualitas (74%). Pengetahuan mahasiswa mengenai IMS berada pada kategori cukup (45%), diikuti kategori kurang (42%) dan baik (13%). Subdimensi dengan tingkat pengetahuan tertinggi terdapat pada definisi IMS (81%), sedangkan tingkat pengetahuan terendah terdapat pada subdimensi etiologi IMS (89%). Secara keseluruhan, pengetahuan mahasiswa mengenai IMS tergolong cukup, namun pengetahuan tentang homoseksualitas masih rendah. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan edukasi kesehatan reproduksi yang komprehensif dan berbasis bukti ilmiah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa secara objektif.&#13;
Kata kunci: Mahasiswa, Homoseksualitas, Infeksi Menular Seksual (IMS).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707793</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 12:46:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 14:40:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>