HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN CANCER RELATED FATIGUE PASIEN KANKER PARU YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI PUSAT ONKOLOGI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN CANCER RELATED FATIGUE PASIEN KANKER PARU YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI PUSAT ONKOLOGI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN


Pengarang

ANISAH FITRI ATHAYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Laras Cyntia Kasih - 198812032019032015 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2212101010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.994 24

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kanker paru merupakan penyebab kematian kedua di dunia dan kemoterapi sebagai terapi utama sering menimbulkan efek samping berupa gangguan kualitas tidur dan Cancer Related Fatigue (CRF) yang saling berkaitan namun masih kurang mendapat perhatian dalam praktik keperawatan. Kondisi ini dapat menurunkan status fungsional, kesejahteraan psikologis, dan kualitas hidup pasien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan cancer related fatigue (CRF) pada pasien kanker paru yang menjalani kemoterapi di RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian menggunakan design penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh pasien kanker paru yang menjalani kemoterapi di pusat onkologi RSUDZA. Sampel dalam penelitian ialah pasien kanker paru yang menjalani kemoterapi di pusat Onkologi RSUDZA, menggunakan teknik total sampling yaitu berjumlah 55 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner menggunakan dua alat ukur yaitu kuesioner Pittsburgh Quality Indeks (PSQI) dan kuesioner Brief Fatigue Inventory (BFI). Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan CRF (p-value 0,001). Kesimpulannya semakin buruk kualitas tidur pasien maka semakin buruk kelelahan yang dirasakan pasien. Oleh karena itu, perawat dan tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan upaya pengkajian serta intervensi keperawatan yang berfokus pada perbaikan kualitas tidur untuk menurunkan tingkat kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker paru.

Lung cancer ranks as the second leading cause of mortality globally, and chemotherapy, as the primary treatment, frequently induces side effects such as sleep disturbances and Cancer-Related Fatigue (CRF), which are interconnected but continue to be underemphasized in clinical management strategies. This condition can reduce functional status, psychological well-being, and quality of life of patients. In this study, it aimed to determine the correlation between sleep quality and cancer-related fatigue (CRF) in lung cancer patients undergoing chemotherapy at dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital. The sample in the study was 55 lung cancer patients undergoing chemotherapy at the oncology center of dr. Zainoel Abidin Hospital, using a total sampling technique. Data collection was conducted by distributing questionnaires using two measuring instruments including the Pittsburgh Quality Index (PSQI) and the Brief Fatigue Inventory (BFI). Chi-square analysis was used to analyze the data. The results showed a significant correlation between sleep quality and CRF (p-value 0.001). In conclusion, the poorer the patient’s sleep quality, the worse the fatigue they experience. Dealing with the situation, it is recommended for nurses and healthcare professionals increase assessment efforts and surgical interventions that focus on improving sleep quality to reduce fatigue levels and improve the quality of life of lung cancer patients.

Citation



    SERVICES DESK