<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707767">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN UJI KEAMANAN PADA WEB2 DAN WEB3 MENGGUNAKAN METODE PENETRATION TESTING EXECUTION STANDARD (PTES)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KIKI BAIHAKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Komputer</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas perbandingan tingkat keamanan antara situs Web2.0 dan Web3.0 dengan studi kasus crazygames.com dan pixels.xyz menggunakan metode Penetration Testing Execution Standard (PTES) dan penilaian tingkat keparahan kerentanan berbasis Common Vulnerability Scoring System (CVSS) v4.0. Tahapan PTES diterapkan mulai dari Pre‑Engagement Interaction hingga Reporting untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi celah keamanan, kemudian hasilnya dianalisis dari tiga aspek, yaitu jumlah dan jenis celah, response time pemindaian, serta skor CVSS. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa Web2.0 memiliki 23 jenis kerentanan dengan total 3108 temuan, sedangkan Web3.0 memiliki 21 jenis kerentanan dengan total 669 temuan, sehingga secara kuantitatif Web3.0 menunjukkan penurunan jumlah celah sekitar 78,5% dibandingkan Web2.0. Rata-rata waktu pemindaian Web3.0 (712,4 detik) lebih lama daripada Web2.0 (326,8 detik), yang mencerminkan kompleksitas arsitektur Web3.0 akibat integrasi blockchain dan smart contract. Evaluasi CVSS v4.0 menemukan masing-masing satu kerentanan Critical pada kedua situs, namun Web2.0 masih memiliki tambahan kerentanan Medium dan pola vector pada CVSS yang lebih menguntungkan penyerang, seperti tidak diperlukannya hak akses maupun interaksi pengguna pada beberapa eksploitasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Web3.0 belum sepenuhnya bebas dari kerentanan kritis, profil risikonya lebih terkendali dibandingkan Web2.0 dari sisi jumlah celah keamanan, kompleksitas arsitektur, dan karakteristik kerentanannya.&#13;
Kata Kunci:	Keamanan web, PTES, CVSS v4.0, Web3.0&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707767</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 10:23:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 10:46:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>