<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707625">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN MEMBRAN POLIURETAN BERBASIS RUMPUT LAUT (GRACILARIA VERRUCOSA HUDSON PAPENFUSS) YANG TERMODIFIKASI KARBON AKTIF CANGKANG SAWIT UNTUK ADSORPSI AMONIA DALAM AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masthura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Poliuretan merupakan salah satu jenis polimer yang banyak menarik perhatian dalam bidang penelitian karena sifatnya yang fleksibel, baik dalam penggunaan bahan sintetis maupun sumber daya alam sebagai bahan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja membran poliuretan yang dimodifikasi dengan karbon aktif untuk aplikasi adsorpsi amonia. Proses sintesis dilakukan dengan menambahkan karbon aktif ke dalam matriks poliuretan yang menggunakan poliol dari biomassa rumput laut Gracilaria verrucosa Hudson Papenfuss sebagai komponen utamanya. Karakterisasi dilakukan terhadap karakterisasi FTIR, SEM, DTA, TGA, Uji Mekanik, Derajat Pengembangan dan Porositas.  Hasil karakterisasi mekanik membran poliuretan murni (RlgPU) memiliki kuat tarik dan elongasi 17,65 MPa dan 34,9 %, sedangkan pada membran modifikasi karbon aktif (RlgPU5/AC) memiliki kuat tarik dan elongasi yang lebih tinggi sebesar 19,94 MPa dan 74,2%. Membran (RlgPU) memiliki derajat pengembangan dan porositas sebesar 11,97% dan 8,93% sedangkan Membran (RlgPU5/AC) memiliki derajat pengembangan dan porositas lebih tinggi sebesar 19,95% dan 13,46%. Analisis termal menunjukkan bahwa penambahan karbon aktif (RlgPU5/AC) menurunkan suhu degradasi awal 244,50 °C namun meningkatkan suhu degradasi akhir hingga 486,95 °C, Penambahan karbon aktif tidak hanya mempercepat proses awal degradasi, tetapi juga memperkuat ketahanan termal pada suhu tinggi. Proses adsorpsi menghasilkan kapasitas yang meningkat pada membran (RlgPU5/AC) yaitu 0,409 mg/g mengikuti Isoterm Langmuir dengan R2 0,97097 dan model kinetika adsorpsi pseudo orde satu dengan R2 = 0,9706. Penambahan karbon aktif pada membran poliuretan berhasil meningkatkan karakteristik mekanik, termal, morfologi, serta kapasitas adsorpsi amonia, sehingga membran RlgPU5/AC berpotensi lebih efektif digunakan untuk aplikasi adsorpsi amonia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ABSORTION - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POLYMER - BIOCHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>572.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707625</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-06 10:17:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-06 11:02:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>