<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707617">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN AGEISM TERHADAP LANSIA DI MASYARAKAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASMALIZAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ageism merupakan diskriminasi yang melibatkan stereotip, prasangka, dan perlakuan diskriminatif terhadap seseorang berdasarkan usia, yang umumnya menargetkan kelompok lanjut usia (lansia). Perilaku ini, seperti penggambaran lansia di media sebagai sosok yang lemah dan tidak berdaya, yang memiliki dampak negatif dan berbahaya bagi kesehatan lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ageism terhadap lansia di masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Indonesia yang berjumlah 280 juta yang berusia 18 tahun ke atas, teknik pengambilan sampel secara snowball sampling dengan jumlah sampel 384 responden menggunakan google form. Analisa data yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Instrumen baku yang digunakan WHO Ageism Scale: Experiences dan WHO Ageism Scale: towards older persons. Hasil penelitian didapatkan bahwa ageism pada pengalaman lansia pada kategori rendah 56 responden (72,7%) dan ageism terhadap lansia pada kategori rendah 325 responden (84,6%). Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi data berbasis bukti bagi pusat layanan kesehatan untuk meningkatkan asuhan keperawatan gerontik yang holistik dan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, sekaligus menjadi sumber referensi valid bagi pengembangan ilmu Keperawatan Gerontik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GERIATRICS NURSING</topic>
 </subject>
 <classification>618.970 231</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-05 22:30:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-06 09:54:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>