UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KATANG-KATANG (IPOMOEA PES-CAPRAE) TERHADAP IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) YANG DIINFEKSI AEROMONAS HYDROPHILA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KATANG-KATANG (IPOMOEA PES-CAPRAE) TERHADAP IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) YANG DIINFEKSI AEROMONAS HYDROPHILA


Pengarang

MUTHAHIRATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Iko Imelda Arisa - 198601242020122002 - Dosen Pembimbing I
Dedi Fazriansyah Putra - 198406272015041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111102010071

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1)., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.31

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ikan mas merupakan salah satu ikan air tawar yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun sering mengalami serangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Penggunaan antibiotik yang terus menerus dapat menyebabkan bakteri patogen menjadi resisten dan meninggalkan residu pada ikan, sehingga diperlukan bahan alami seperti ekstrak daun katang-katang (Ipomoea pes-caprae). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri dari ekstrak daun katang-katang terhadap ikan mas yang diinfeksi Aeromonas hydrophila. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu P1 (tanpa penginfeksian bakteri dan tanpa perendaman ekstrak), P2 (penginfeksian bakteri dan direndam antibiotik), P3 (Perendaman ekstrak daun katang-katang 35%), P4 (Perendaman ekstrak daun katang-katang 40%), dan P5 (Perendaman ekstrak daun katang-katang 45%). Parameter yang diamati meliputi zona hambat, pertumbuhan panjang dan berat mutlak, kelangsungan hidup, serta kualitas air. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun katang-katang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, kuinon, dan steroid yang berpotensi sebagai antibakteri. Hasil uji in vitro menunjukkan bahwa ekstrak daun katang-katang mampu menghambat pertumbuhan Aeromonas hydrophila dengan zona hambat 9,2 mm (35%), 10 mm (40%), dan 9,4 mm (45%) dengan katagori sedang hingga kuat. Hasil uji in vivo menunjukkan ekstrak daun katang-katang berpengaruh nyata (P

Goldfish (Cyprinus carpio) is one of the most commonly consumed freshwater fish, but it is often attacked by diseases caused by the bacterium Aeromonas hydrophila. Continuous use of antibiotics can cause pathogenic bacteria to become resistant and leave residues in fish, so natural ingredients are needed such as extract of katang-katang leaves (Ipomoea pes-caprae). This study aimed to determine the antibacterial effectiveness of Ipomea pes-caprae leaf extract against goldfish infected with Aeromonas hydrophila. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications, namely P1 (without bacterial infection and without extract immersion), P2 (bacterial infection and antibiotic immersion), P3 (soaking in 35% katang-katang leaf extract), P4 (soaking in 40% katang-katang leaf extract), and P5 (soaking in 45% katang-katang leaf extract). The observed parameters included inhibition zone, absolute length and weight growth, survival rate, and water quality. Phytochemical tests revealed that Ipomea pes-caprae leaf extract contains alkaloids, flavonoids, tannins, polyphenols, quinones, and steroids, which have antibacterial potential. In vitro results showed that the extract inhibited Aeromonas hydrophila growth with inhibition zones of 9.2 mm (35%), 10 mm (40%), and 9.4 mm (45%), categorized as moderate to strong. In vivo results indicated that I. pes-caprae leaf extract had a significant effect (P

Citation



    SERVICES DESK