<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707491">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEHILANGAN GIGI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rifka Amalia Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehilangan gigi merupakan masalah kesehatan mulut yang umum terjadi pada lansia dan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Kehilangan gigi dapat mengakibatkan gangguan fungsi pengunyahan, bicara, estetika serta berdampak pada kesehatan psikologis dan sosial yang pada akhirnya memengaruhi kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kehilangan gigi dengan kualitas hidup lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 50 orang lansia yang dipilih dengan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah diterapkan. Pengukuran kehilangan gigi dilakukan melalui pemeriksaan klinis menggunakan kaca mulut, sedangkan pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan kuesioner Oral Health Impact Profile-14 (OHIP-14) secara wawancara, kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (56%) dengan kelompok usia terbanyak 60-74 tahun (60%). Kehilangan gigi ≥ 20 gigi lebih banyak terjadi (54%) dan mayoritas kualitas hidup responden tergolong buruk (44%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kehilangan gigi dengan kualitas hidup lansia (r=0.848;p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TOOTH DISEASES - HUMANS - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GERIATRICS NURSING</topic>
 </subject>
 <classification>617.63</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707491</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 14:26:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 16:30:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>