HUBUNGAN KADAR CARCINOEMBRYONIC ANTIGEN (CEA) DENGAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP PASIEN KARSINOMA KOLOREKTAL RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KADAR CARCINOEMBRYONIC ANTIGEN (CEA) DENGAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP PASIEN KARSINOMA KOLOREKTAL RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

miss pathintida klongrua - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Desi Maghfirah M. - 198312282018032001 - Dosen Pembimbing I
Fitri Dewi Ismida - 197609262005012002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101010199

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.994.347

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Karsinoma kolorektal merupakan keganasan yang berasal dari pertumbuhan abnormal sel epitel pada kolon dan rektum dengan angka kejadian yang terus meningkat secara global maupun lokal. Salah satu biomarker yang digunakan dalam penilaian klinis penyakit ini adalah Carcinoembryonic Antigen (CEA), meskipun bersifat non-spesifik dan kadar yang tinggi (>5 ng/mL) sering dikaitkan dengan prognosis buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar CEA dengan tingkat kelangsungan hidup pasien karsinoma kolorektal. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan retrospective cohort terhadap 141 pasien yang datanya diperoleh dari rekam medis RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh periode 2019–2024. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, sedangkan analisis kelangsungan hidup dilakukan dengan metode Kaplan-Meier serta uji log-rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia ≥50 tahun (51,8%), berjenis kelamin laki-laki (53,9%), dan memiliki lokasi tumor terbanyak di rektum (38,3%), dengan kadar CEA terbanyak

Colorectal carcinoma is a malignancy arising from abnormal growth of epithelial cells in the colon and rectum, with an incidence that continues to increase globally and locally. One biomarker used in the clinical assessment of this disease is Carcinoembryonic Antigen (CEA), which, although non-specific, is often associated with poor prognosis when elevated (>5 ng/mL). This study aimed to determine the relationship between CEA levels and the survival rate of colorectal carcinoma patients. An observational analytic study with a retrospective cohort approach was conducted on 141 patients whose data were obtained from medical records at dr. Zainoel Abidin General Hospital, Banda Aceh, from 2019 to 2024. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test, while survival analysis was performed using the Kaplan-Meier method and the log-rank test. The results showed that most patients were ≥50 years old (51.8%), male (53.9%), and had tumors most frequently located in the rectum (38.3%), with the majority of CEA levels

Citation



    SERVICES DESK