ANALISIS SINKRONISASI DOKUMEN PERENCANAAN, PENGANGGARAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN RN(STUDI KASUS PADA SKPA KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS SINKRONISASI DOKUMEN PERENCANAAN, PENGANGGARAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN RN(STUDI KASUS PADA SKPA KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH ACEH)


Pengarang

Radius Priatama - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syukriy Abdullah - 197006301995121001 - Dosen Pembimbing I
Mulia Saputra - 197312202000121002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2301203010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S2) / PDDIKTI : 62101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinkronisasi antara dokumen perencanaan, penganggaran, dan akuntabilitas di dalam Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi keterputusan antara dokumen perencanaan strategis, rencana kerja tahunan, dan laporan akuntabilitas, serta memahami faktor-faktor penyebab ketidaksinkronan ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Informan kunci meliputi Kepala SKPA, Kepala Subbagian Keuangan, Bendahara, staf operasional, dan perwakilan asosiasi koperasi. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik, kodifikasi, dan triangulasi untuk meningkatkan reliabilitas dan validitas.
Hasil penelitian mengungkapkan adanya keterputusan yang signifikan antara dokumen perencanaan strategis (Renstra), rencana kerja tahunan (Renja), dan laporan akuntabilitas kinerja (LAKIP), yang berujung pada salah alokasi sumber daya dan implementasi yang tidak efektif. Faktor-faktor seperti dominasi politik melalui aspirasi anggaran (POKIR), koordinasi antarunit yang terfragmentasi, disfungsi dalam sistem informasi perencanaan daerah (SIPD), dan kepemimpinan yang pasif diidentifikasi sebagai penyumbang utama masalah ini. Studi ini menekankan perlunya integrasi yang terstruktur dan kepemimpinan yang proaktif untuk meningkatkan efektivitas kebijakan yang bertujuan memberdayakan koperasi dan UKM.

This study aims to analyze the synchronization of planning, budgeting, and accountability documents within the Aceh Cooperatives and Small Medium Enterprises (SMEs) Office (SKPA). The primary objective is to identify the disconnection among strategic planning documents, annual work plans, and accountability reports, and understand the factors contributing to this asynchrony. Employing a qualitative approach with a case study methodology, data were collected through interviews, observations, and document analysis. Key informants included the Head of SKPA, the Financial Subdivision Head, the Treasurer, operational staff, and representatives from cooperative associations. Data analysis involved thematic analysis, coding, and triangulation to enhance reliability and validity. Findings reveal substantial disconnection among strategic planning documents (Renstra), annual work plans (Renja), and accountability reports (LAKIP), leading to misallocated resources and ineffective implementation. Factors such as political dominance through budget aspirations (POKIR), fragmented inter-unit coordination, dysfunctions in the regional planning information system (SIPD), and passive leadership were identified as significant contributors. This study emphasizes the necessity for structured integration and proactive leadership to enhance the effectiveness of policies aimed at empowering cooperatives and SMEs.

Citation



    SERVICES DESK