<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707387">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN INDEKS DMF-T PADA INDIVIDU DENGAN KEBIASAAN KONSUMSI KOPI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAHRANNISA ZAHARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi memiliki sifat antibakteri terhadap S. mutans, bakteri penyebab karies. Jika kopi dikonsumsi dengan tambahan gula maupun krimer dapat meningkatkan risiko karies gigi. Karies gigi, yaitu kerusakan jaringan gigi akibat hilangnya mineral, jika tidak diobati dapat menyebabkan nyeri, infeksi, dan kehilangan gigi, yang berdampak negatif pada kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran indeks DMF-T pada individu dengan kebiasaan konsumsi kopi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Penentuan besar subjek penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang melibatkan 35 subjek di Gampong Nusa. Pemeriksaan gigi dilakukan dengan menggunakan indeks DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengkonsumsi kopi memiliki nilai indeks DMF-T 6,57 (tinggi). Berdasarkan frekuensi, subjek yang mengkonsumsi kopi &gt; 4 cangkir menunjukkan nilai indeks DMF-T 10,6 (sangat tinggi), berdasarkan durasi konsumsi kopi, subjek yang mengkonsumsi kopi &gt; 5 tahun memiliki nilai indeks DMF-T 7,2 (sangat tinggi). Kesimpulan penelitian ini menggambarkan bahwa indeks DMF-T pada individu dengan kebiasaan konsumsi kopi di Gampong Nusa memiliki nilai rata-rata indeks DMF-T adalah sebesar 6,57 yang termasuk dalam kategori tinggi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DENTAL HYGIENE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEETH - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>617.601</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707387</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-30 15:41:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-31 11:13:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>