HUBUNGAN PH SALIVA PEROKOK TEMBAKAU AKTIF DENGAN INDEKS DMF-T (STUDI PADA MASYARAKAT GAMPONG COT MESJID) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PH SALIVA PEROKOK TEMBAKAU AKTIF DENGAN INDEKS DMF-T (STUDI PADA MASYARAKAT GAMPONG COT MESJID)


Pengarang

DINI AJENG SAVITRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Poppy Andriany - 197112212002122001 - Dosen Pembimbing I
Pocut Aya Sofya - 198207262010122003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2213101010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.313

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Merokok tembakau merupakan kebiasaan yang dapat memengaruhi kesehatan rongga mulut, salah satunya melalui perubahan pH saliva yang berperan penting dalam proses terjadinya karies gigi. Penurunan pH saliva dapat meningkatkan risiko demineralisasi email dan mempercepat pembentukan karies yang diukur menggunakan indeks Decayed, Missing, and Filled Teeth (DMFT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pH saliva perokok tembakau aktif dengan indeks DMFT pada masyarakat Gampong Cot Mesjid, Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 150 orang perokok tembakau aktif yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengukuran pH saliva dilakukan menggunakan alat pH meter, sedangkan pemeriksaan indeks DMFT dilakukan secara klinis menggunakan kaca mulut dan sonde. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara pH saliva dan indeks DMFT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki pH saliva bersifat asam (

Tobacco smoking is a habit that can affect oral health, particularly through changes in salivary pH, which plays an important role in the process of dental caries formation. A decrease in salivary pH can increase the risk of enamel demineralization and accelerate the development of caries, which is measured using the Decayed, Missing, and Filled Teeth (DMFT) index. This study aimed to determine the relationship between salivary pH in active tobacco smokers and the DMFT index among the community of Gampong Cot Mesjid, Banda Aceh. This research employed a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The study subject consisted of 150 active tobacco smokers selected through purposive sampling based on predetermined inclusion and exclusion criteria. Salivary pH was measured using a pH meter, while the DMFT index was clinically examined using a mouth mirror and probe. The collected data were analyzed using the Spearman correlation test to determine the relationship between salivary pH and the DMFT index. The results showed that all respondents had acidic salivary pH (

Citation



    SERVICES DESK