<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707303">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGGUNAAN GAWAI TERHADAP MASALAH PERILAKU EMOSIONAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wila Hera Kusdila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan gawai pada anak usia prasekolah semakin meningkat dan berpotensi memengaruhi perilaku emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan gawai dengan masalah perilaku emosional pada anak usia prasekolah di seluruh TK Negeri di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan Kuesioner Intensitas Penggunaan Gawai dan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE), kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan gawai berada pada kategori rendah (35,5%), sedang (34,4%), dan tinggi (30,1%). Sementara itu, masalah perilaku emosional anak menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori perlu rujukan (55,9%). Hasil uji Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan searah antara intensitas penggunaan gawai dengan masalah perilaku emosional pada anak usia prasekolah (p &lt; 0,001; koefisien korelasi = 0,402). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan gawai, semakin besar kecenderungan anak mengalami masalah perilaku emosional. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan dan pembatasan waktu penggunaan gawai bagi anak usia prasekolah, serta perlunya kolaborasi orang tua dan pihak sekolah dalam memantau perkembangan emosional anak.&#13;
&#13;
Kata kunci: intensitas penggunaan gawai, perilaku emosional, anak prasekolah, KMPE.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BEHAVIOR - GENERAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EMOTIONS - CHILDREN</topic>
 </subject>
 <classification>150</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707303</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-26 15:14:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-29 15:41:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>