HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KUALITAS TIDUR MAHASISWA : STUDI PERBANDINGAN DI PRODI PENDIDIKAN DOKTER, PSIKOLOGI DAN PENDIDIKAN DOKTER GIGI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KUALITAS TIDUR MAHASISWA : STUDI PERBANDINGAN DI PRODI PENDIDIKAN DOKTER, PSIKOLOGI DAN PENDIDIKAN DOKTER GIGI


Pengarang

ALVIN - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zulfa Zahra - 198203292008122001 - Dosen Pembimbing I
Juwita - 198306272010122006 - Dosen Pembimbing II
Nova Dian Lestari - 197611082006042002 - Penguji
Tilaili Ibrahim - 196508231999032001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.821

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kecemasan merupakan masalah kesehatan mental umum pada mahasiswa program studi dengan pembelajaran berintensitas tinggi seperti Prodi Pendidikan Dokter, Psikologi, dan Pendidikan Dokter Gigi di Universitas Syiah Kuala, yang berpotensi mengganggu kualitas tidur. Penelitian observational analitik cross-sectional melibatkan 93 mahasiswa angkatan 2022-2024 dari populasi 1217, dipilih melalui stratified random sampling. Kecemasan diukur dengan menggunakan DASS-21 dan kualitas tidur dengan menggunakan PSQI, dianalisis univariat serta bivariat Chi-square dan ANOVA. Responden yang mengalami gangguan kecemasan pada Prodi Pendidikan Dokter (62.61%), Prodi Psikologi (81.2%), Prodi Pendidikan Dokter Gigi (68.4%). Kualitas tidur buruk di Prodi Pendidikan Dokter (72.4%), Prodi Psikologi (93.8%), Prodi Pendidikan Dokter Gigi (84.2%). Tidak ada hubungan antara kecemasan dengan kualitas yang tidur pada Prodi Pendidikan Dokter (p = 0.1), Prodi Psikologi (p = 0.3) dan Prodi Pendidikan Dokter Gigi (p = 0.7). Terdapat perbedaan tingkat kecemasan terhadap kualitas tidur pada mahasiswa di ketiga prodi tersebut. Faktor tekanan akademik dan faktor sosial lebih dominan terhadap kecemasan; diperlukan layanan konseling kesehatan mental dan skrining kesehatan mental secara berkala.

Anxiety is a common mental health problem among students in high-intensity study programs such as Medicine, Psychology, and Dentistry at Syiah Kuala University, which has the potential to interfere with sleep quality. This cross-sectional analytical observational study involved 93 students from the 2022-2024 cohort out of a population of 1217, selected through stratified random sampling. Anxiety was measured using the DASS-21 and sleep quality using the PSQI, analyzed univariately and bivariately using Chi-square and ANOVA. Respondents experiencing anxiety disorders in the Medical Education Study Program (62.61%), Psychology Study Program (81.2%), and Dental Education Study Program (68.4%). Poor sleep quality was found in the Medical Education Program (72.4%), Psychology Program (93.8%), and Dental Education Program (84.2%). There was no relationship between anxiety and sleep quality in the Medical Education Study Program (p = 0.1), Psychology Study Program (p = 0.3) and Dental Education Study Program (p = 0.7). There were differences in anxiety levels affecting sleep quality among students in the three programs. Academic pressure and social factors were more dominant in causing anxiety; mental health counseling services and regular mental health screening are needed.

Citation



    SERVICES DESK