<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707231">
 <titleInfo>
  <title>INTERVENSI TEKNOLOGI PRACETAK DAN MATERIAL ALTERNATIF DALAM INDUSTRI PERUMAHAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nizarli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prrogram Studi Doktor Ilmu Teknik Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penyediaan hunian layak di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait keterjangkauan dan ketahanan terhadap bencana. Metode Konstruksi Modern atau Modern Methods of Construction (MMC), khususnya perumahan modular, menawarkan solusi potensial untuk permasalahan tersebut. Studi ini mengevaluasi prioritas penerapan konstruksi modular di Indonesia dengan fokus pada wilayah rawan bencana seperti Aceh. Penelitian diawali dengan evaluasi menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) terhadap enam kriteria utama. Kriteria tersebut meliputi Operasional dan Lokasi, Finansial dan Ekonomi, Rantai Pasokan dan Teknologi, Kualitas, Keamanan dan Regulasi, Sumber Daya Manusia dan Pengetahuan, serta Manajerial dan Perencanaan. Seluruh kriteria disusun secara hierarkis dan dinilai melalui perbandingan berpasangan oleh para ahli yang mewakili akademisi, perencana, arsitek, konsultan, dan kontraktor.&#13;
&#13;
Pada tahap awal analisis, kriteria Operasional dan Lokasi dinilai sebagai aspek paling kritis dengan bobot sebesar 0.274, sedangkan Modular Konvensional menjadi alternatif terbaik dengan bobot 0.218 karena kemudahan penerapan teknologi. Namun, evaluasi lanjutan yang melibatkan enam belas subkriteria menunjukkan bahwa aspek Manajerial dan Perencanaan menjadi prioritas utama dengan bobot sebesar 0.181. Pada tahap ini, Modular Volumetrik muncul sebagai alternatif unggulan dengan bobot 0.243 karena kecepatan konstruksi dan tingkat ketahanan bencana yang lebih baik.&#13;
&#13;
Selain analisis strategis, penelitian ini juga menguji karakteristik teknis material panel BeRi-C. Berdasarkan hasil pengujian termal, panel BeRi-C menunjukkan kinerja termal terbaik dengan kemampuan menyerap dan melepaskan panas lebih cepat, ditunjukkan oleh nilai delta T rata-rata terendah sebesar 2.05 derajat Celsius dan suhu rata-rata sebesar 30.29 derajat Celsius. Sebaliknya, material batu bata memiliki nilai delta T tertinggi sebesar 2.89 derajat Celsius, yang mengindikasikan karakteristik pelepasan panas yang lebih cepat. Hasil pengujian mekanis menunjukkan bahwa panel BeRi-C dengan specific gravity sebesar 1.4 memiliki perilaku struktural paling stabil dengan nilai kuat tekan hingga sekitar 8 megapascal dan kuat tarik sekitar 1.4 megapascal, sehingga menunjukkan efisiensi struktural yang baik untuk aplikasi modular ringan.&#13;
&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan perumahan modular sangat bergantung pada penyelarasan strategi manajerial serta pemanfaatan material berkinerja tinggi yang efisien secara termal dan struktural.&#13;
&#13;
Kata kunci: Perumahan Modular, Analytic Hierarchy Process, Panel BeRi-C, Kinerja Termal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707231</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 16:12:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 16:15:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>