<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707207">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI MONTE CARLO DALAM UPAYA PERENCANAAN PRODUKSI UNTUK MENGURANGI SHORTAGE (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>PT. LANGINI JAYA GROUP)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD RAFIKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT. Langini Jaya Group dihadapkan pada kondisi ketidakseimbangan antara jumlah&#13;
produksi dan permintaan pasar, yang memicu terjadinya shortage kapasitas gudang serta&#13;
penumpukan persediaan barang jadi. Situasi ini menimbulkan ketidakefisienan dalam&#13;
pengelolaan gudang, menghambat kelancaran siklus produksi berikutnya, serta&#13;
meningkatkan potensi kerugian akibat kelebihan stok. Penelitian ini bertujuan&#13;
mengoptimalkan perencanaan produksi air minum dalam kemasan ukuran 220 ml melalui&#13;
penerapan metode simulasi Monte Carlo serta pengendalian persediaan bahan baku&#13;
menggunakan metode min–max stock. Data penelitian mencakup data produksi, penjualan,&#13;
dan persediaan bahan baku periode 2022–2024. Simulasi Monte Carlo dilaksanakan&#13;
melalui penyusunan distribusi probabilitas, pembangkitan bilangan acak, dan pelaksanaan&#13;
tiga skenario simulasi. Pemilihan skenario terbaik didasarkan pada nilai akurasi dan&#13;
MAPE, di mana Simulasi ke-2 menunjukkan performa paling optimal dengan akurasi&#13;
100,30% dan MAPE 6,5% yang berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan simulasi&#13;
tersebut, diperoleh proyeksi kebutuhan produksi sebesar 49.650 dus pada tahun 2025,&#13;
50.342 dus pada tahun 2026, dan 50.027 dus pada tahun 2027. Selanjutnya, metode min–&#13;
max stock digunakan untuk menentukan safety stock, persediaan minimum, persediaan&#13;
maksimum, serta titik pemesanan ulang bahan baku. Hasil perhitungan menunjukkan&#13;
bahwa metode ini mampu menjaga ketersediaan bahan baku secara optimal tanpa&#13;
menimbulkan beban berlebih pada kapasitas gudang. Secara keseluruhan, integrasi&#13;
simulasi Monte Carlo dan min–max stock terbukti efektif dalam menghasilkan perencanaan&#13;
produksi yang lebih akurat, stabil, dan adaptif guna meminimalkan risiko shortage&#13;
kapasitas gudang.&#13;
Kata Kunci: Pengendalian Produksi, Air Minum dalam Kemasan, Monte Carlo, Min Max&#13;
Stock, Shortage</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707207</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 12:12:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 15:00:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>