<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707191">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN SUKU CADANG MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA WAGNER WITHIN DI PT. MIFA BERSAUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SALSABILA RHAMANDARISKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Mifa Bersaudara adalah perusahaan tambang batubara yang mengandalkan&#13;
mesin crusher dalam proses produksinya. Perusahaan ini menghadapi tantangan&#13;
dalam pengendalian persediaan suku cadang mesin crusher, antara lain tingginya&#13;
harga komponen, lead time pengadaan yang panjang, serta fluktuasi permintaan&#13;
yang sulit diprediksi. Dalam praktiknya, perusahaan menggunakan metode MinMax&#13;
&#13;
Stock yang hanya memperhitungkan batas minimum dan maksimum tanpa&#13;
mempertimbangkan dinamika permintaan, sehingga masih sering terjadi kelebihan&#13;
persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian&#13;
persediaan melalui penerapan metode ABC Analysis untuk mengelompokkan suku&#13;
cadang berdasarkan nilai penggunaan yang menghasilkan 15 item kategori A&#13;
dengan kontribusi nilai sebesar 79% dari total persediaan. Permintaan suku cadang&#13;
kategori A kemudian diramalkan menggunakan metode Syntetos Boylan&#13;
Approximation (SBA) yang sesuai untuk permintaan intermittent. Hasil peramalan&#13;
dinyatakan efektif pada sebagian besar suku cadang mesin crusher, yang&#13;
ditunjukkan oleh nilai MASE &lt; 1. Namun, beberapa suku cadang masih&#13;
menunjukkan kinerja peramalan yang kurang optimal. Selanjutnya, perhitungan&#13;
menggunakan Algoritma Wagner Within menghasilkan jadwal pemesanan sebanyak&#13;
12 kali dalam satu tahun. Untuk mengantisipasi ketidakpastian operasional, hasil&#13;
perhitungan terhadap 15 suku cadang menunjukkan nilai safety stock tertinggi&#13;
sebesar 74 unit dan reorder point (ROP) tertinggi sebesar 95 unit. Hasil penelitian&#13;
ini menunjukkan total biaya persediaan suku cadang mesin crusher dengan&#13;
Algoritma Wagner Within  sebesar Rp 3.970.535.352, lebih rendah dibandingkan&#13;
total biaya persediaan perusahaan sebesar Rp 6.841.916.495, sehingga memberikan&#13;
penghematan sebesar 42%. &#13;
&#13;
Kata kunci: ABC Analysis, Algoritma Wagner Within, Pengendalian persediaan, &#13;
Safety Stock, Reorder Point.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COAL MINING - PRODUCTION ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.272 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707191</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 10:36:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 11:12:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>