<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707137">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA FK USK TENTANG  MANFAAT CUCI HIDUNG DENGAN GARAM FISIOLOGIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khalisa Alya Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cuci hidung dengan larutan garam fisiologis merupakan tindakan sederhana yang bermanfaat dalam menjaga kebersihan saluran pernapasan, mencegah infeksi, serta meningkatkan kualitas hidup. Pengetahuan mengenai manfaat cuci hidung sangat penting dimiliki oleh mahasiswa kedokteran sebagai calon tenaga kesehatan yang akan berperan dalam edukasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa tentang cuci hidung di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan responden mahasiswa FK USK yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai pengetahuan terkait cuci hidung. Dari total 71 responden, karakteristik yang ditemukan Berdasarkan karakteristik responden, sebagian besar berjenis kelamin perempuan (63,4%), berusia 20 tahun (57,7%), dan pernah melakukan cuci hidung (77,5%). Tingkat pengetahuan mahasiswa tentang cuci hidung menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki pemahaman baik (42,3%), diikuti sangat baik (31,0%), cukup (19,7%), dan kurang (7,0%). Sebagian besar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai manfaat cuci hidung dengan larutan garam fisiologis. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran telah memiliki kesadaran dan pemahaman yang cukup baik terhadap pentingnya tindakan pencegahan sederhana dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan. &#13;
Kata Kunci: Cuci hidung, Larutan garam fisiologis, Irigasi hidung, Pengetahuan mahasiswa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 12:01:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 15:19:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>