<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707125">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA MURID KELAS IV SDN 1 LAMBHEU ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL PERMATA HATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satu masalah yang sering dialami anak usia sekolah dasar adalah karies gigi, yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pola menjaga kebersihan gigi serta mulut yang kurang baik. Berdasarkan data Riskesdas Provinsi Aceh tahun 2018, prevalensi karies gigi pada anak sekolah dasar di Aceh Besar mencapai 36,17%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan pola menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada siswa kelas IV SDN 1 Lambheu Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 45 siswa yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan status karies menggunakan indeks DMF-T dan def-t, serta kuesioner mengenai pengetahuan dan pola menjaga kesehatan gigi dan mulut. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p &lt; 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (66,7%), namun pola menjaga kesehatan gigi dan mulut masih tergolong kurang baik (80%). Mayoritas responden memiliki kategori indeks DMF-T rendah (62,2%) dan def-t rendah (68,9%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan indeks DMF-T (p = 0,005) dan def-t (p = 0,001), serta antara pola menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan indeks DMF-T (p = 0,009) dan def-t (p = 0,040). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan pola menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada siswa SDN 1 Lambheu Aceh Besar. Semakin baik pengetahuan dan pola menjaga kesehatan gigi dan mulut, maka semakin rendah kejadian karies gigi yang dialami anak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORAL HYGIENE - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CARIES - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>617.67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707125</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 11:08:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 09:35:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>