PENGARUH BERKUMUR AIR REBUSAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) TERHADAP PH SALIVA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 (STUDI DILAKUKAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 TERKONTROL DAN TIDAK TERKONTROL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BERKUMUR AIR REBUSAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) TERHADAP PH SALIVA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 (STUDI DILAKUKAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 TERKONTROL DAN TIDAK TERKONTROL)


Pengarang

Nadia Rahmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zulfan Alibasyah - 197302132001122001 - Dosen Pembimbing I
Sunnati - 197906212006042001 - Dosen Pembimbing II
Nuzulul Ismi - 199004122015042004 - Penguji
Dewi Saputri - 197705042002122005 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2213101010030

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.313

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah serta dapat memengaruhi fungsi kelenjar saliva dan menurunkan pH saliva. Rangsangan sensasi pedas jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) dapat meningkatkan sekresi saliva dan membantu menetralkan keasaman rongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur air rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap pH saliva pada penderita diabetes melitus tipe 2 terkontrol dan tidak terkontrol. Penelitian ini mengharapkan subjek mencapai pH dalam kategori healthy saliva. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Subjek terdiri dari 33 orang penderita diabetes melitus tipe 2, terbagi atas dua kelompok yaitu 20 orang terkontrol dan 13 orang tidak terkontrol yang memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik pengambilan consecutive sampling. Pengumpulan saliva dilakukan dengan metode spitting dan pengukuran pH menggunakan pH meter digital. Hasil penelitian yang diuji menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank untuk kelompok terkontrol menunjukkan nilai p < 0,05 dan hasil penelitian yang diuji menggunakan uji t berpasangan (Dependent Sample T-Test) untuk kelompok tidak terkontrol menunjukkan nilai p < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan berkumur air rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap pH saliva pada penderita diabetes melitus tipe 2 terkontrol dan tidak terkontrol.

Type 2 diabetes mellitus is a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels, which can affect the function of the salivary glands and lower saliva pH. The spicy sensation of red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) can increase salivary secretion and help neutralize the acidity in the oral cavity. This study aims to determine the effect of gargling with boiled red ginger water (Zingiber officinale var. rubrum) on saliva pH in individuals with controlled and uncontrolled type 2 diabetes mellitus. In this study, the subjects are expected to achieve a pH level within the healthy saliva category. This is an experimental study. The subjects consisted of 33 individuals with type 2 diabetes mellitus, divided into two groups: 20 controlled and 13 uncontrolled individuals who met the inclusion criteria, using a consecutive sampling technique. Saliva collection was done using the spitting method, and pH was measured using a digital pH meter. The results, tested using the Wilcoxon Signed-Rank test for the controlled group, showed a p-value < 0.05, and the results tested using a paired t-test (Dependent Sample T-Test) for the uncontrolled group, also showed a p-value < 0.05. The conclusion of this study is that gargling with boiled red ginger water (Zingiber officinale var. rubrum) has a significant effect on saliva pH in individuals with controlled and uncontrolled type 2 diabetes mellitus.

Citation



    SERVICES DESK