<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707105">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA DENGAN METODE PIOTROSKI F-SCORE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MHD. AL BAIHAQI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sektor perbankan memegang peranan krusial dalam perekonomian suatu negara, berfungsi sebagai penghubung berbagai sektor ekonomi melalui pengelolaan dana, pemberian kredit, dan layanan keuangan lainnya. Namun, pada periode tahun 2021-2023 sektor ini menghadapi tantangan yang dapat mempengaruhi kinerja keuangannya, seperti dampak pandemi Covid-19 yang membuat meningkatnya kredit macet, terganggunya likuiditas perusahaan serta ketidakpastian ekonomi global seperti fluktuasi harga komoditas dan perubahan kebijakan moneter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023 dengan menggunakan metode Piotroski F-Score. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari 47 perusahaan perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2021 terdapat 8 perusahaan dengan kinerja keuangan yang kuat, 36 perusahaan dengan kinerja keuangan yang sedang, dan 3 perusahaan dengan kinerja keuangan yang lemah. Pada tahun 2022, jumlah perusahaan dengan kinerja keuangan yang kuat menurun menjadi 3 perusahaan, sedangkan perusahaan dengan kinerja keuangan yang lemah meningkat menjadi 8 perusahaan dan 36 perusahaan tatap dalam kinerja keuangan yang sedang. Sementara itu, pada tahun 2023 kinerja keuangan mulai membaik dengan 5 perusahaan berkinerja kuat dan hanya 5 perusahaan berkinerja lemah. Naik turunnya kinerja ini disebabkan oleh perbedaan kemampuan bank dalam menjaga profitabilitas, likuiditas, dan efisiensi operasional di tengah perubahan kondisi ekonomi dan tingkat permintaan kredit. Studi ini memberikan kontribusi praktis bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi, referensi bagi akademisi, serta masukan bagi manajemen perbankan untuk menjaga stabilitas dan kesehatan keuangan perusahaan.&#13;
&#13;
Kata kunci:	Kinerja Keuangan, Piotroski F-Score, Sektor Perbankan, Bursa      Efek Indonesia.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707105</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 19:56:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 08:46:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>