<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707103">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN POSISI DAN ASIMETRI RUGAEPALATINA BERDASARKAN JENIS KELAMIN PADA SANTRI DI DAYAHTERPADU AL-MUHAJIRIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALVI SAUQI RAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rugae palatina merupakan tonjolan mukosa yang terletak pada sepertiga anterior langit-langit mulut dan memiliki karakteristik unik serta relatif stabil sepanjang hidup, sehingga dapat digunakan dalam proses identifikasi kedokteran gigi forensik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan posisi dan asimetri&#13;
rugae palatina berdasarkan jenis kelamin pada santri di Dayah Terpadu AlMuhajirin. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain crosssectional. Subjek penelitian terdiri dari 46 santri (23 laki-laki dan 23 perempuan) yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data posisi dan asimetri&#13;
rugae diperoleh melalui fotografi intraoral menggunakan kamera smartphone dan dianalisis secara digital. Posisi rugae dianalisis berdasarkan Klasifikasi Carrea,&#13;
sedangkan asimetri rugae ditentukan melalui sistem koordinat Kartesius dan dikategorikan menjadi simetri penuh, simetri sebagian, asimetri ringan, dan asimetri berat. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan dominasi posisi rugae palatina pada Kuadran 1 dan Kuadran 2 pada kedua jenis kelamin adalah Tipe 3 (antero–posterior). Dominasi asimetri rugae palatina pada Kuadran 1 dan Kuadran 2 pada kedua jenis kelamin adalah Tipe 4 (asimteri berat). Posisi dan asimetri rugae palatina menunjukkan variasi antar kelompok jenis kelamin, sehingga tidak dapat digunakan sebagai indikator pembeda jenis kelamin.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707103</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 18:52:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 08:45:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>