HUBUNGAN HIDRASI DAN KELEMBAPAN KULIT TERHADAP PENUAAN KULIT PADA PASIEN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (RSUDZA) BANDA ACEH PADA TAHUN 2024 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN HIDRASI DAN KELEMBAPAN KULIT TERHADAP PENUAAN KULIT PADA PASIEN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (RSUDZA) BANDA ACEH PADA TAHUN 2024


Pengarang

Cut Safira Apriliza - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Fitri Dewi Ismida - 197609262005012002 - Dosen Pembimbing I
Sitti Hajar - 196305041992032001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010232

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.79

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penuaan kulit merupakan proses biologis kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor intrinsik dan ekstrinsik. Dua faktor penting yang berperan dalam mempertahankan kesehatan kulit adalah hidrasi dan kelembapan. Hidrasi kulit berperan dalam menjaga fungsi barrier kulit dan elastisitas, sedangkan kelembapan kulit menjaga kestabilan struktur epidermis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hidrasi dan kelembapan kulit terhadap tingkat penuaan kulit pada pasien di RSUDZA Banda Aceh tahun 2024. Sampel penelitian terdiri dari pasien berusia 21–55 tahun sebanyak 107 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Data hidrasi dan kelembapan kulit diambil dari hasil ukur menggunakan alat Corneometer dan Tewameter, sedangkan tingkat penuaan kulit dinilai berdasarkan glogau scale. Berdasarkan hasil uji Spearman’s Rank, diperoleh nilai koefisien korelasi antara hidrasi kulit dan penuaan kulit sebesar -0,137 dengan signifikansi (p) = 0,160. Adapun nilai koefisien korelasi antara kelembapan kulit dengan penuaan kulit adalah -0,100
dengan signifikansi (p) = 0,307. Hal ini berarti terdapat hubungan negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan antara kelembapan kulit dan penuaan kulit, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Skin aging is a complex biological process influenced by various intrinsic and extrinsic factors. Two important factors that play a key role in maintaining skin health are hydration and moisture. Skin hydration helps preserve the barrier function and elasticity of the skin, while skin moisture maintains the stability of the epidermal structure. This study aimed to determine the relationship between skin hydration and moisture levels with the degree of skin aging among patients at RSUDZA Banda Aceh in 2024. The study sample consisted of 107 patients aged 21–55 years who met the inclusion criteria. Skin hydration and moisture data were obtained using a Corneometer and Tewameter, while the degree of skin aging was assessed using the Glogau Scale. Based on the Spearman’s Rank correlation test, the correlation coefficient between skin hydration and skin aging was -0.137 with a significance value of p = 0.160, and the correlation coefficient between skin moisture and skin aging was -0.100 with a significance value of p = 0.307. These results indicate a very weak negative and statistically insignificant relationship between skin moisture and skin aging, which may be influenced by other factors not examined in this study

Citation



    SERVICES DESK