<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707057">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN TAJAM PENGLIHATAN PADA SISWA SMP FATIH BILINGUAL SCHOOL ACEH:</title>
  <subTitle>STUDI CASE-CONTROL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fatih `Aaqilah Fawwaz Jalaluddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan penggunaan gadget pada anak dan remaja berpotensi menimbulkan gangguan penglihatan, khususnya penurunan tajam penglihatan. Penelitian ini dilakukan di SMP Fatih Bilingual School Aceh pada tanggal 10 Oktober 2025 yang bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan tajam penglihatan pada siswa SMP Fatih Bilingual School Aceh. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain case-control yang melibatkan 82 siswa yang memenuhi kriteria. Pemeriksaan visus dilakukan menggunakan snellen chart, sedangkan penggunaan gadget dinilai melalui kuesioner yang telah tervalidasi. Sebanyak 31 siswa dengan tajam penglihatan tidak normal ditetapkan sebagai kelompok kasus dan 31 siswa dengan tajam penglihatan normal sebagai kelompok kontrol (rasio 1:1). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,3% siswa menggunakan gadget secara tepat, 31,7% menggunakan gadget tidak tepat, dan 37,8% siswa mengalami tajam penglihatan tidak normal. Terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan gadget dengan tajam penglihatan (p = 0,007), di mana siswa dengan penggunaan gadget tidak tepat memiliki risiko 4,9 kali lebih besar mengalami penurunan tajam penglihatan (OR = 4,875; 95% CI 1,485–15,998). Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi upaya pencegahan gangguan penglihatan pada usia sekolah melalui edukasi mengenai perilaku penggunaan gadget yang sehat serta pengawasan penggunaan gadget baik di lingkungan sekolah maupun rumah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EYES DISEASES - HUMANS - OPHTHALMOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>617.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707057</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-20 16:29:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 10:30:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>