<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707047">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET DENGAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA SISWA SMP FATIH BILINGUAL SCHOOL ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Alfalah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan gadget yang meningkat pada kalangan remaja berpotensi menimbulkan Computer Vision Syndrome (CVS), yaitu kumpulan gejala ketidaknyamanan pada mata akibat penggunaan perangkat digital dalam jangka waktu lama yang dapat menurunkan kenyamanan visual, konsentrasi belajar, dan kualitas hidup siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan kejadian Computer Vision Syndrome pada siswa SMP Fatih Bilingual School Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 79 siswa sebagai sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Durasi Penggunaan Gadget dan Visual Fatigue (VF) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi p &lt; 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki durasi penggunaan gadget kategori tinggi (&gt;3 jam/hari) sebesar 53,2% dan sebagian besar tidak mengalami gejala CVS (55,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara durasi penggunaan gadget dengan tingkat gejala CVS (p &lt; 0,001) dengan kekuatan hubungan cukup (r = 0,261). Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan kejadian Computer Vision Syndrome pada siswa SMP Fatih Bilingual School Aceh, di mana penggunaan gadget dengan durasi lebih lama meningkatkan risiko munculnya gejala CVS. Diperlukan edukasi mengenai penggunaan gadget secara bijak dan penerapan istirahat visual secara berkala di lingkungan sekolah untuk mencegah CVS.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707047</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-19 21:34:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 08:24:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>