<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707045">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TAHAPAN PERUBAHAN PERILAKU PERLINDUNGAN DIRI DARI PAPARAN SINAR UV PADA DEWASA DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HANEEF GHIFARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit. Pengetahuan dan perilaku perlindungan diri terhadap sinar UV sangat penting untuk mencegah dampak kesehatan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai bahaya sinar UV dan perlindungan diri dengan tahapan perubahan perilaku perlindungan diri pada dewasa di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 220 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring yang mencakup tingkat pengetahuan bahaya sinar UV, pengetahuan perlindungan diri, serta tahapan perubahan perilaku berdasarkan Model Transtheoretical. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan baik mengenai perlindungan diri (61,8%) dan bahaya sinar UV (76,4%). Distribusi tahapan perubahan perilaku relatif seimbang dengan proporsi terbesar berada pada tahap action (34,1%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan perlindungan diri dengan tahapan perubahan perilaku (p &lt; 0,001) dan antara tingkat pengetahuan bahaya sinar UV dengan tahapan perubahan perilaku (p &lt; 0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik tingkat pengetahuan responden, semakin besar kemungkinan mereka berada pada tahap perilaku protektif yang lebih maju (action). Hasil ini menekankan pentingnya intervensi edukasi kesehatan yang berkesinambungan dan disesuaikan dengan tahapan perilaku untuk meningkatkan perlindungan diri dari paparan sinar UV.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707045</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-19 20:58:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 08:23:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>