<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707043">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR RISIKO PENYEBAB DERMATOFITOSIS SUPERFISIAL DI DAYAH DARUL IHSAN ABU KRUENG KALEE KECAMATAN DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aulia Zalsabila Rosadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dermatofitosis merupakan infeksi jamur superfisial pada kulit, rambut, dan kuku yang disebabkan oleh kelompok jamur dermatofita. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan dengan tingkat kebersihan yang rendah seperti Dayah. Faktor pengetahuan, sikap, dan kebersihan pribadi diduga berperan penting terhadap kejadian dermatofitosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan kebersihan pribadi dengan kejadian dermatofitosis superfisial pada santri di Dayah Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional yang melibatkan 111 responden santri yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik kebersihan pribadi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% serta perhitungan Odds Ratio (OR) untuk menentukan kekuatan hubungan antarvariabel. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p = 0,023; OR = 2,424; 95% CI: 1,124–5,229), sikap (p = 0,007; OR = 5,453; 95% CI: 1,428–20,816), dan kebersihan pribadi (p &lt; 0,001; OR = 40,000; 95% CI: 5,120–312,470) dengan kejadian dermatofitosis superfisial. Responden dengan kebersihan pribadi yang buruk memiliki risiko 40 kali lebih besar mengalami dermatofitosis dibandingkan dengan responden dengan kebersihan pribadi baik. Tingkat pengetahuan, sikap, dan kebersihan pribadi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dermatofitosis superfisial pada santri di Dayah Kecamatan Darussalam.&#13;
Kata kunci: Dermatofitosis, pengetahuan, sikap, kebersihan pribadi, santri.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKIN DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RINGWORM - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.57</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707043</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-19 16:58:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 12:01:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>