PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH


Pengarang

Juanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200050086

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembiayaan merupakan salah satu. faktor kunci dalam penyelenggaraan pendidikan. Dilihat dari sudut ekonomi, tidak mungkin kegiatan pendidikan dapat dilaksanakan tanpa biaya. Besarnya anggaran belum tentu. menjamin pendidikan yang bermutu. tanpa dibarengi dengan pengelolaan yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, sumber-sumber dan penggunaan pembiayaan pendidikan
pada Sekolah Menengah' Atas Negeri 1 Bukit. Di samping untuk mengetahui
pertanggungjawaban, pengawasan dan pengendaliannya, termasuk. kemungkinan
kemungkinan adanya hambatan yang dihadapi dalam pengelolaannya Penelitian ini
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara sekolah, komite sekolah dan bendahara komite sekolah. Hasil penelitian tentang pengelolaan pembiayaan pendidikan pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1
Bukit Kabupaten Bener Meriah menunjukkan bahwa : (1) Kepala sekolah melibatkan
semua sumber daya yang ada dalam penyusunan perencanaan pembiayaan pendidikan melalui musyawarah.(2) Pembiayaan pendidikan hanya berasal dari tiga sumber, yakni pemerintah, pemerintah daerah clan orang tua murid. (3) Penggunaan pembiayaan pendidikan dari ketiga sumber tersebut sesuai dengan yang direncanakan, namun masih ditemukan adanya kelebihan dan/atau kekurangan anggaran terhadap beberapa item kegiatan.(4) Pertanggungjawaban semua pembiayaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (5) Pengawasan serta pengendalian yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait terlaksana dengan baik, transfaran dan akuntabel. (6) Hambatan yang dihadapi oleh pihak sekolah adalah: a) dalam hal pengamprahan dana, sehingga mengalami kesulitan dalam pelaksanaan kegiatan yang telah dijadwalkan. b) Adanya tunggakan tunggakan sumbangan biaya yang sudah disepakati bersama komite sekolah pada awal tahun ajaran, dan baru diserahkan pada saat kegiatan ujian semester berlangsung. Implikasi dari penelitian ini adalah terlihat adanya terobosan baru yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam mengantisipasi kekurangan anggaran yang diplot oleh pemerintah sehingga pengelolaan pembiayaan pendidikan lebih efektif dan efisien menurut skala prioritas untuk mencapai tujuan pendidikan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK