PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA) TERHADAP KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) DAN KETEBALAN PERIVASCULAR ADIPOSE TISSUE (PVAT): STUDI IN VIVO PADA TIKUS DENGAN DIET TINGGI LEMAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA) TERHADAP KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) DAN KETEBALAN PERIVASCULAR ADIPOSE TISSUE (PVAT): STUDI IN VIVO PADA TIKUS DENGAN DIET TINGGI LEMAK


Pengarang

Dhanang Ali Yafi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Ridwan - 197512201999031002 - Dosen Pembimbing I
Reno Keumalazia Kamarlis - 197008012000032001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2107601090003

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah / PDDIKTI : 11715

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab tertinggi mortalitas di seluruh dunia, yang disebabkan adanya aterosklerosis di arteri koroner. Perkembangan dan patofisiologi awal aterosklerosis melibatkan dua peristiwa utama, yaitu disfungsi endotel dan inflamasi. Jintan hitam atau Nigella sativa, merupakan salah satu tanaman obat yang digunakan secara tradisional dalam pengobatan. Sejumlah penelitian awal menunjukkan bahwa jintan hitam dapat memperbaiki komponen sindrom metabolik dan profil lipid, menurunkan tekanan darah, serta mengurangi indeks glikemik dan peradangan, sehingga jintan hitam juga diyakini memiliki potensi untuk memperbaiki disfungsi endotel pada inflamasi dan aterosklerosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan jintan hitam dalam menurunkan kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) sebagai penanda disfungsi endotel dan ketebalan Perivascular Adipose Tissue (PVAT) di aorta tikus pada proses awal aterosklerosis. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan posttest-only control group design menggunakan tikus putih jantan Rattus norvergicus strain wistar, dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu 2 kelompok kontrol (tikus dislipidemia dan tikus normal) dan 3 kelompok perlakuan (tikus dislipidemia dengan pemberian jintan hitam, tikus dislipidemia dengan pemberian atorvastatin, dan tikus dislipidemia dengan pemberian jintan hitam dan atorvastatin). Kadar VEGF diperiksa dengan metode ELISA, dan ketebalan PVAT setelah dilakukan pewarnaan Mason Trichrome. Analisis statistik dilakukan dengan uji ANOVA, dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jintan hitam dapat meningkatkan kadar VEGF (p

Coronary artery disease is the leading cause of mortality worldwide, due to atherosclerosis in the coronary arteries. The development and early pathophysiology of atherosclerosis involve two main events, namely endothelial dysfunction, and inflammation. Black cumin or Nigella sativa, is one of the medicinal plants used traditionally in medicine. Several preliminary studies have shown that black cumin can improve components of metabolic syndrome and lipid profile, lower blood pressure, and reduce glycemic index and inflammation. Black cumin is also believed to have potential effect to improve endothelial dysfunction in inflammation and atherosclerosis. The purpose of this study was to determine the ability of black cumin to reduce Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) levels as a marker of endothelial dysfunction and the thickness of Perivascular Adipose Tissue (PVAT) in aortic rats in the early process of atherosclerosis. This type of research is experimental with posttest-only control group design using male white rats Rattus norvergicus wistar strain, divided into 5 groups, namely 2 control groups (dyslipidemia rats and normal rats) and 3 treatment groups (dyslipidemia rats with black cumin administration, dyslipidemia rats with atorvastatin administration, and dyslipidemia rats with black cumin and atorvastatin administration). VEGF levels were examined by ELISA method, and the thickness of PVAT was counted after Mason Trichrome staining. Statistical analysis was performed with ANOVA test, and continued with Duncan test. The results showed that black cumin can significantly increase VEGF levels (p

Citation



    SERVICES DESK