<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706969">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA PEMAAFAN DENGAN KUALITAS PERSAHABATAN PADA REMAJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITTI SARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Persahabatan memiliki peran penting dalam perkembangan sosial remaja, terutama&#13;
dalam memberikan dukungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan psikologis.&#13;
Namun, munculnya suatu permasalahan dalam persahabatan tidak dapat dihindari,&#13;
seperti perselisihan, pengkhianatan, kurangnya dukungan emosional, dan minimnya&#13;
keterlibatan dalam aktivitas bersama yang pada akhirnya dapat berdampak pada&#13;
penurunan kualitas persahabatan. Salah satu faktor yang dapat menjaga kualitas&#13;
persahabatan adalah pemaafan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan&#13;
antara pemaafan dengan kualitas persahabatan pada remaja. Sampel dalam&#13;
penelitian terdiri dari 344 remaja pertengahan berusia 15-17 tahun yang pernah&#13;
mengalami perselisihan/pertengkaran dengan sahabat yang dipilih menggunakan&#13;
teknik convenience sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah &#13;
skala Transgression-Related Interpersonal Motivation (TRIM-18) dan Friendship&#13;
Quality Questionnaire (FQQ). Analisis data dilakukan dengan pearson product&#13;
moment correlation yang menemukan adanya hubungan positif antara pemaafan&#13;
dengan kualitas persahabatan pada remaja, dengan nilai signifikansi p = 0,000 &lt; 0,05&#13;
dan koefisien korelasi r = 0,350. Artinya, semakin tinggi pemaafan yang dimiliki&#13;
individu, maka semakin tinggi pula kualitas persahabatan yang dimiliki individu. Hasil&#13;
ini menunjukkan bahwa pemaafan merupakan mekanisme prososial yang penting&#13;
dalam memperkuat hubungan sosial remaja, sehingga dapat menjadi dasar&#13;
pengembangan intervensi atau program peningkatan keterampilan sosial di kalangan&#13;
remaja.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kualitas Persahabatan, Pemaafan, Remaja&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706969</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 11:16:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 11:26:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>