<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706957">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN MELASMA DENGAN STRES,KECEMASAN,DEPRESI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DI PRAKTIK PRIBADI DOKTER SPESIALIS KULIT KELAMIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADZRA ATHIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Melasma merupakan gangguan hiperpigmentasi kronis yang sering terjadi pada&#13;
perempuan usia produktif dan dapat memengaruhi kondisi psikologis. Namun,&#13;
hubungan antara tingkat keparahan melasma dan aspek psikologis pasien di Banda&#13;
Aceh belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan&#13;
antara derajat keparahan melasma dengan tingkat stres, kecemasan, depresi, dan&#13;
kualitas hidup. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan&#13;
potong lintang yang dilakukan pada 45 pasien melasma di praktik klinik spesialis kulit&#13;
dan kelamin di Banda Aceh selama Agustus hingga September 2025. Pemilihan sampel&#13;
menggunakan teknik consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.&#13;
Derajat keparahan melasma dinilai menggunakan Melasma Area and Severity Index&#13;
(MASI), stres, kecemasan, dan depresi diukur dengan Depression Anxiety Stress Scale&#13;
(DASS-42), sedangkan kualitas hidup dinilai dengan Melasma Quality of Life Scale&#13;
(MelasQol). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan&#13;
tingkat signifikansi p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar&#13;
responden (56%) mengalami melasma derajat sedang. Terdapat hubungan positif yang&#13;
signifikan antara derajat keparahan melasma dengan stres, kecemasan, dan depresi (p &lt;&#13;
0,05), namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup (p &gt;&#13;
0,05).&#13;
Kata Kunci : Melasma, stres, kecemasan, depresi, kualitas hidup, DASS-42, MelasQol</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706957</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 22:27:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 09:15:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>