<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706955">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SALEP MINYAK SIMPLAH DENGAN CERAMIDE CREAM PADA PASIEN XEROSIS CUTIS DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safwa Ulayya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Xerosis cutis merupakan kondisi kulit kering akibat gangguan sawar kulit yang dapat menurunkan hidrasi kulit serta memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Minyak simplah sebagai minyak kelapa tradisional Aceh memiliki kandungan asam lemak dan vitamin E yang berpotensi memperbaiki fungsi sawar kulit, sehingga penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efektivitas salep minyak simplah dengan ceramide cream pada pasien xerosis cutis. Penelitian ini menggunakan desain Randomized Controlled Trial (RCT) melibatkan 26 subjek yang kemudian dirandomisasi menjadi dua kelompok intervensi dan 24 subjek menyelesaikan seluruh rangkaian penelitian. Kelompok uji mendapatkan salep minyak simplah dan kelompok kontrol mendapatkan ceramide cream, keduanya diaplikasikan selama 8 minggu dengan evaluasi pada minggu ke-0, 2, 4, 6, dan 8. Parameter yang diukur meliputi Transepidermal Water Loss (TEWL), Skin Capacitance (SCap), Overall Dry Skin Score (ODSS), dan Dermatology Life Quality Index (DLQI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami perbaikan signifikan pada seluruh parameter yang dinilai, termasuk peningkatan hidrasi kulit, penurunan derajat kekeringan, dan perbaikan kualitas hidup, tanpa perbedaan efektivitas yang bermakna antara minyak simplah dan ceramide cream. Selain itu, tidak ditemukan adanya efek samping pada kedua kelompok selama intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa minyak simplah memiliki efektivitas yang setara dengan ceramide cream dan dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pelembap alami yang aman, efektif, serta terjangkau dalam tatalaksana xerosis cutis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706955</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 22:00:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 09:11:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>