<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706949">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN LAMA HIPERTENSI DENGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JEELYTA DIVA VRYANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya gangguan fungsi kognitif melalui mekanisme kerusakan vaskular otak, penurunan perfusi serebral, serta disfungsi endotel akibat paparan tekanan darah tinggi yang berlangsung lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif pada pasien hipertensi di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan pada September–Oktober tahun 2025, dengan jumlah sampel 97 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Lama hipertensi diukur melalui wawancara, sedangkan fungsi kognitif dinilai menggunakan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-INA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada usia 40–59 tahun (88,7%), berjenis kelamin perempuan (81,4%), pendidikan terakhir, menengah (51,5%), serta memiliki lama hipertensi kategori pendek (1–5 tahun) sebanyak 51,5%. Sebagian besar responden mengalami gangguan fungsi kognitif ringan (50,5%) berdasarkan skor MoCA-INA. Uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lama hipertensi dan gangguan fungsi kognitif (ρ = –0,270; p = 0,008), dengan arah korelasi negatif yang berarti semakin lama seseorang menderita hipertensi, semakin rendah skor fungsi kognitifnya. Temuan ini memperkuat bukti bahwa durasi hipertensi berperan penting dalam peningkatan risiko penurunan kognitif. Upaya pengendalian tekanan darah dan skrining fungsi kognitif secara berkala perlu dilakukan terutama pada pasien dengan hipertensi jangka panjang.&#13;
&#13;
Kata kunci: lama hipertensi, fungsi kognitif, MoCA-INA &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HYPERTENSION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.132</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 17:24:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 15:57:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>