<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706941">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN MALARIA DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INKI AFIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Meskipun sebagian besar wilayah di Provinsi Aceh telah mencapai eliminasi malaria, kasus baru masih ditemukan setiap tahun, terutama di fasilitas rujukan seperti RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh (RSUDZA). Pemantauan karakteristik pasien malaria penting dilakukan untuk mengevaluasi pola penyakit, komplikasi, serta efektivitas tatalaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien malaria di RSUDZA meliputi karakteristik demografi, jenis Plasmodium, manifestasi klinis, hasil laboratorium, komplikasi, dan tatalaksana. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan data sekunder rekam medis pasien malaria yang dirawat di RSUDZA Banda Aceh pada periode 2020–2024. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling terhadap 29 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien berusia dewasa ≥18 tahun, berjenis kelamin laki-laki (79,3%), pendidikan SMA (65,5%) dengan  pekerjaan dominan adalah PNS dan wiraswasta (20,7%), serta pasien rujukan terbanyak berasal dari Kota Banda Aceh. Jenis Plasmodium yang paling banyak ditemukan adalah P. falciparum (44,8%). Manifestasi klinis terbanyak adalah demam (100%), menggigil (82,8%), mual (72,4%) dan sakit kepala (55,2%). Hasil laboratorium menunjukkan sebagian besar pasien mengalami anemia, trombositopenia, dan peningkatan kadar bilirubin total. Mayoritas pasien mengalami komplikasi berupa gagal ginjal akut (27,6%). Regimen terapi terbanyak adalah kombinasi DHP selama 3 hari dengan tambahan primakuin 1 hari (27,6%), sementara pasien dengan komplikasi mendapatkan artesunat intravena. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas pasien malaria di RSUDZA merupakan laki-laki dewasa dengan infeksi P. falciparum, menunjukkan gambaran klinis serta tatalaksana sesuai pedoman nasional dan internasional.&#13;
&#13;
Kata kunci: Malaria, Plasmodium, karakteristik pasien, hasil laboratorium, komplikasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MALARIA - INCIDENCE</topic>
 </subject>
 <classification>614.532</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706941</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 16:11:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 10:52:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>