<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706935">
 <titleInfo>
  <title>DILEMA PASIEN TB PARU TERHADAP KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT:</title>
  <subTitle>STUDI FENOMENOLOGIS PADA DUA KASUS DI PUSKESMAS DARUL IMARAH, KABUPATEN ACEH BESAR</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Fitri Ayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka ketidakpatuhan pengobatan yang tinggi, termasuk di Indonesia. Meskipun strategi Directly Observed Treatment Short-Course (DOTS) telah diterapkan, berbagai faktor individu dan sosial masih menjadi hambatan dalam keberhasilan terapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan minum obat pada pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pasien TB paru dengan ketidakpatuhan minum obat, dipilih secara purposive sampling di Puskesmas Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan pendekatan Braun &amp; Clarke untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dalam wawancara. Software yang digunakan adalah Nvivo untuk analisis tematik. Hasil penelitian ini menemukan ketidakpatuhan pasien terhadap minum obat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya pemahaman tentang penyakit dan terapi, efek samping obat, rendahnya motivasi, sikap pasrah, ketidakpercayaan terhadap tenaga kesehatan, beban ekonomi, tanggung jawab keluarga, minimnya dukungan sosial, serta stigma masyarakat terhadap penderita TB. Dengan demikian, Ketidakpatuhan minum TB paru merupakan hasil interaksi antara faktor psikologis, sosial, dan ekonomi. Upaya peningkatan kepatuhan perlu dilakukan melalui pendekatan edukatif, dukungan keluarga, serta intervensi sosial-ekonomi yang berkelanjutan.&#13;
Kata kunci: Tuberkulosis paru, ketidakpatuhan pengobatan, stigma sosial, motivasi pasien, dukungan keluarga&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TUBERCULOSIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.995</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706935</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 15:56:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 11:33:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>