PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KOPI ROBUSTA BERGULA DAN KOPI SUSU TERHADAP BERAT BADAN, KADAR KOLESTEROL TOTAL, DAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS MODEL DIET TINGGI LEMAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KOPI ROBUSTA BERGULA DAN KOPI SUSU TERHADAP BERAT BADAN, KADAR KOLESTEROL TOTAL, DAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS MODEL DIET TINGGI LEMAK


Pengarang

Cut Riska Adilla Muly - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nirwana Lazuardi Sary - 196504301997022001 - Dosen Pembimbing I
Iflan Nauval - 198208042014041002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010030

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pola konsumsi diet tinggi lemak merupakan pemicu sindrom metabolik yang ditandai dengan obesitas, dislipdemia, dan gangguan toleransi glukosa yang menjadi masalah global. Kopi robusta mengandung senyawa bioaktif asam klorogenat dengan potensi antioksidan terhadap efek metabolik, namun penambahan gula dan susu pada penyajian kopi berpotensi memengaruhi profil metabolisme. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian seduhan kopi robusta bergula dan kopi susu terhadap berat badan, kadar kolesterol total, dan kadar gula darah pada tikus yang diinduksi diet tinggi lemak. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan post-test only control group. Jumlah tikus sebanyak 18 tikus wistar jantan dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kelompok diet standar, kelompok diet tinggi lemak, kelompok yang diinduksi diet tinggi lemak dan diberikan kopi robusta, kelompok yang diinduksi diet tinggi lemak dan diberikan kopi gula, kelompok yang diinduksi diet tinggi lemak dan diberikan kopi susu, dan kelompok yang hanya diberi kopi robusta. Diet tinggi lemak yang
diberikan terdiri dari lemak hewan dan kuning telur ayam. Seduhan kopi diberikan sebanyak 1,8 mL/hari dengan gula 0,45 gram dan susu 0,45 gram. Pengukuran berat badan dilakukan setiap 7 hari dan pengukuran kadar kolesterol total dan kadar gula darah dilakukan setelah 4 minggu perlakuan. Kesimpulannya, analisis uji ANNOVA menunjukkan perbedaan signifikan pada berat badan (p=0,001), kadar kolesterol total (p=0,003), dan kadar gula darah (p=0,005). Pemberian kopi robusta bergula dan kopi susu pada tikus yang dinduksi diet tinggi lemak secara deskriptif nilai rerata menunjukkan kenaikan berat badan, kadar kolesterol total, dan kadar gula darah, namun dengan uji Post Hoc LSD tidak membuktikan perbedaan signifikan secara statistik.
Kata kunci: Kopi robusta, kopi gula, kopi susu, diet tinggi lemak, berat badan,
kadar kolesterol total, kadar gula darah.

A high-fat diet is a trigger for metabolic syndrome, which is characterized by obesity, dyslipidemia, and impaired glucose tolerance, and is a global problem. Robusta coffee contains the bioactive compound chlorogenic acid, which has antioxidant potential against metabolic effects, but the addition of sugar and milk to coffee may affect the metabolic profile. This study aims to prove the effect of sugar-sweetened Robusta coffee and milk coffee on body weight, total cholesterol levels, and blood sugar levels in rats induced with a high-fat diet. This study is experimental in nature with a post-test only control group design. A total of 18 wistar rats were divided into six groups, namely the standard diet group, the high- fat diet group, the group induced with a high-fat diet and given robusta coffee, the group induced with a high-fat diet and given sugar coffee, the group induced with a high-fat diet and given milk coffee, and the group given only robusta coffee. The high-fat diet consisted of animal fat and chicken egg yolks. Coffee was administered at a dose of 1.8 mL/day with 0.45 grams of sugar and 0.45 grams of milk. Body weight was measured every 7 days, and total cholesterol and blood sugar levels were measured after 4 weeks of treatment. In conclusion, the ANOVA test analysis showed significant differences in body weight (p=0.001), total cholesterol levels (p=0.003), and blood sugar levels (p=0.005). The administration of sweetened robusta coffee and milk coffee to rats induced with a high-fat diet descriptively showed an increase in body weight, total cholesterol levels, and blood sugar levels, but the Post Hoc LSD test did not prove a statistically significant difference. Keywords: Robusta coffee, sweetened coffee, coffee with milk, high-fat diet, body weight, total cholesterol level, blood sugar level.

Citation



    SERVICES DESK