PENGARUH PEMBERIAN KOPI ROBUSTA TERHADAP KELELAHAN (KADAR ASAM LAKTAT, VO2MAX DAN KECEPATAN) PADA LAKI-LAKI USIA MUDA SELAMA AKTIVITAS INTENSITAS TINGGI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN KOPI ROBUSTA TERHADAP KELELAHAN (KADAR ASAM LAKTAT, VO2MAX DAN KECEPATAN) PADA LAKI-LAKI USIA MUDA SELAMA AKTIVITAS INTENSITAS TINGGI


Pengarang

Yogi Tri Pambudi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Suryawati - 198204072006042002 - Dosen Pembimbing I
Yusni - 197312252000032001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010259

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kopi Robusta mengandung kafein yang memiliki efek ergogenik melalui stimulasi sistem saraf pusat, peningkatan oksidasi lemak, dan penundaan kelelahan otot. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsumsi Kopi Robusta terhadap kelelahan pada laki-laki usia muda selama aktivitas intensitas tinggi yang diukur melalui kadar asam laktat, VO₂max, dan kecepatan lari. Penelitian menggunakan rancangan true experimental pretest–posttest control group dengan 12 subjek laki-
laki (18–24 tahun), dibagi menjadi kelompok intervensi (Kopi Robusta 14 g/150 ml) dan kelompok kontrol. Kedua kelompok menjalani latihan intensitas tinggi metode Tabata, dengan pengukuran kadar asam laktat, VO₂max, dan kecepatan lari sebelum dan sesudah latihan. Analisis data dilakukan menggunakan uji parametrik (Paired Sample t-Test, Independent t-Test) dan non-parametrik (Wilcoxon, Mann– Whitney U-Test) pada α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kadar asam laktat dari 5,34 ± 3,34 menjadi 12,71 ± 8,91 mmol/L, namun tidak signifikan (p = 0,345), sedangkan VO₂max meningkat signifikan dari 32,57 ± 5,30 menjadi 35,97 ± 5,31 ml/kg/menit (p = 0,006) dan kecepatan lari juga meningkat signifikan (p = 0,016) pada kelompok intervensi dibanding kontrol. Kesimpulannya, konsumsi Kopi Robusta berpengaruh signifikan terhadap VO₂max dan kecepatan lari, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar asam laktat, menunjukkan potensi efek ergogenik kafein dalam meningkatkan performa fisik dan menjadi dasar penelitian lebih lanjut dengan bukti klinis yang lebih kuat.

Robusta coffee contains caffeine, which exerts ergogenic effects through central nervous system stimulation, increased fat oxidation, and delayed muscle fatigue. This study aimed to analyze the effect of Robusta coffee consumption on fatigue in young men during high-intensity physical activity. A true experimental pretest– posttest control group design was used with 12 male subjects (aged 18–24 years), divided into an intervention group (Robusta coffee 14 g/150 ml) and a control group. Both groups performed high-intensity exercise using the Tabata method, with measurements of blood lactate levels, VO₂max, and running speed taken before and after exercise. Data were analyzed using parametric tests (Paired Sample t- Test, Independent t-Test) and non-parametric tests (Wilcoxon, Mann–Whitney U- Test) at α = 0.05. The results showed an increase in blood lactate from 5.34 ± 3.34 to 12.71 ± 8.91 mmol/L, which was not significant (p = 0.345), whereas VO₂max increased significantly from 32.57 ± 5.30 to 35.97 ± 5.31 ml/kg/min (p = 0.006), and running speed also increased significantly (p = 0.016) in the intervention group compared to the control group. In conclusion, Robusta coffee consumption significantly improved VO₂max and running speed but did not significantly affect blood lactate levels, indicating the potential ergogenic effect of caffeine in enhancing physical performance and providing a basis for further research with stronger clinical evidence.

Citation



    SERVICES DESK