<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706843">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN KOPI ROBUSTA TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI, KECEPATAN, DAN KELELAHAN PADA ATLET SEPAK BOLA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI ZULFINANOOR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi robusta yang mengandung kafein diduga dapat mempengaruhi kemampuan atlet dalam pertandingan sebagai zat ergogenik. Prosesnya melalui stimulasi sistem saraf pusat, merangsang lipolysis, dan meredam ion ca2+ di jaringan otot. Bagi atlet sepak bola yang memiliki waktu bermain sangat lama (2x 45 menit), kebugaran sangat penting untuk memberikan hasil pertandingan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kopi Robusta terhadap daya tahan kardiorespirasi, kecepatan, dan kelelahan pada atlet sepak bola. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan rancangan pre-test post-test dengan kontrol grup. Indikator daya tahan kardiorespirasi adalah VO2max melalui tes beep, kecepatan atlet diukur dengan sprint dalam 30 m, dan kelelahan pada atlet dinilai dengan kadar asam laktat darah kapiler. Data dianalisis dengan uji inferensial Paired t-test antara data pre-test dan post-test masing-masing kelompok pada CI 95% dan α 0,05 dan uji alternatif Wilcoxon pada CI 95% dan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan daya tahan kardiorespirasi rata-rata VO2max intervensi (37,54 ± 4,81ml/kg/min) lebih baik daripada kelompok kontrol (36,14 ± 1,80 ml/kg/min). Rata-rata kecepatan kelompok intervensi (6,17 ± 0,470 m/s) menunjukkan lebih lambat daripada kelompok kontrol (7,43 ± 6,43 m/s). Kemudian kelelahan rata-rata asam laktat kelompok intervensi (9,74 ± 8,48 mmol/L)  mengalami peningkatan daripada kelompok kontrol (10,62 ± 10,59 mmol/L). Kesimpulan: tidak terdapat pengaruh pemberian kopi Robusta terhadap daya tahan kardiorespirasi (p= 0,158), kecepatan (p= 0,429), dan kelelahan (p= 0,102) pada atlet sepak bola.&#13;
Kata kunci: Kopi, robusta, daya tahan kardiorespirasi, kecepatan, kelelahan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706843</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 08:38:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 08:59:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>