<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706813">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PREVALENSI DAN IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PERAWAT DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zahra Amany Khoirunnisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Low back pain merupakan masalah kesehatan kerja yang umum dialami oleh &#13;
tenaga perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan hubungan &#13;
faktor risiko dengan kejadian LBP pada perawat di RSUDZA Banda Aceh. &#13;
Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional kuantitatif dengan &#13;
pendekatan potong lintang (cross-sectional). Pengumpulan data dilakukan &#13;
menggunakan google form berisi kuesioner The Pain and Distress Scale yang &#13;
terdiri dari 20 pertanyaan dan karakteristik demografis serta faktor risiko lainnya. &#13;
Responden yang mengisi kuesioner sebesar (73%) dari besar sampel. Subjek &#13;
penelitian yang memenuhi kriteria inklusi pada penelitian ini berjumlah 991 dari &#13;
1018 responden yang mengisi google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
prevalensi kejadian LBP pada perawat di RSUDZA sebesar 75% (737 perawat), &#13;
dengan rincian LBP ringan sebanyak 57%, LBP sedang 17%, dan LBP berat 1%. &#13;
Hubungan antara faktor risiko dan kejadian LBP pada perawat di RSUDZA &#13;
dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho. Berdasarkan hasil uji statistik, terdapat &#13;
empat variabel yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian LBP, yaitu &#13;
jenis kelamin (p = 0,009), IMT (p = 0,004), kebiasaan olahraga (p = 0,036), dan &#13;
shift kerja (p = 0,038). Sementara itu, empat variabel lainnya yaitu usia (p = 0,100), &#13;
unit keperawatan (p = 0,449), lama kerja (p = 0,234), dan pelatihan K3 (p = 0,937) &#13;
tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian LBP pada perawat &#13;
di RSUDZA Banda Aceh. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui &#13;
penerapan prinsip ergonomi serta peningkatan aktivitas fisik secara teratur untuk &#13;
menurunkan angka kejadian LBP pada tenaga perawat. &#13;
&#13;
Kata kunci: Low back pain, prevalensi, faktor risiko, perawat, RSUDZA</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-13 09:18:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 08:56:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>