<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706803">
 <titleInfo>
  <title>KORELASI ANTARA ASUPAN NATRIUM DAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA NELAYAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raudhatul Habbli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab utama kematian di dunia serta faktor risiko penting terhadap penyakit kardiovaskular (PKV). Tekanan darah dipengaruhi oleh berbagai faktor gaya hidup seperti asupan natrium yang tinggi dan kualitas tidur yang buruk. Konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan tekanan darah, sedangkan kualitas tidur yang buruk dapat memicu aktivasi saraf simpatis dan peningkatan kadar kortisol. Nelayan memiliki risiko tinggi mengalami hipertensi karena kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam dan pola tidur yang tidak teratur akibat aktivitas melaut pada malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara asupan natrium dan kualitas tidur dengan tekanan darah pada nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 56 orang nelayan yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Asupan natrium diukur menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital Omron HEM-8712. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki asupan natrium melebihi rekomendasi (75%), kualitas tidur yang buruk (66,1%), dan tekanan darah dalam kategori hipertensi derajat 1 (37,5%). Analisis menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara asupan natrium dengan tekanan darah (p=0,000; r=0,735) serta hubungan positif yang sedang antara kualitas tidur dengan tekanan darah (p=0,000; r=0,593). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium dan kualitas tidur dengan tekanan darah pada nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Banda Aceh.&#13;
Kata kunci: asupan natrium, kualitas tidur, tekanan darah, hipertensi, nelayan &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HYPERTENSION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SLEEP - HUMAN PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>616.132</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706803</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 16:28:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-31 15:30:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>