<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706799">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN SINDROMA KORONER AKUT DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syalaisa Fachira Azzahra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sindroma Koroner Akut (SKA) merupakan sekumpulan gejala yang disebabkan&#13;
oleh penyempitan atau penyumbatan lumen arteri koroner sehingga aliran darah ke&#13;
jantung terhambat secara tiba-tiba. Terdapat tiga mekanisme utama yang mendasari&#13;
patofisiologi SKA yaitu rupturnya plak, erosi plak, dan non-aterosklerotik. Ketiga&#13;
hal tersebut dapat disebabkan karena adanya inflamasi berkepanjangan yang dipicu&#13;
oleh peningkatan stres oksidatif sehingga mengurangi elastisitas pembuluh darah.&#13;
Inflamasi yang berkepanjangan ini bisa dipengaruhi oleh konsumsi rokok&#13;
seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan merokok dengan&#13;
kejadian SKA di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini melibatkan 160 responden&#13;
yang dibagi menjadi 80 pasien SKA yang dirawat inap di Ruang Raudhah 1 dan 80&#13;
pasien rawat jalan di poliklinik THT, mata, dan kulit RSUDZA Banda Aceh.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain case-control&#13;
menggunakan data primer melalui wawancara langsung bersama pasien. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok kasus mayoritas merupakan&#13;
perokok aktif (52,5%) dan bekas perokok (38,8%), sedangkan kontrol memiliki&#13;
proporsi bukan perokok lebih besar (23,8%). Intensitas merokok berat lebih banyak&#13;
ditemukan pada kasus (51,2%) dibanding kontrol (18%). Selain itu, durasi merokok&#13;
&gt;10 tahun juga lebih dominan pada kasus (89%) dibanding kontrol (77%).&#13;
Berdasarkan uji Chi-Square, menunjukkan terdapat hubungan antara status&#13;
merokok (nilai p=0,01; OR 3.24; CI 1.28-8.24) dan intensitas merokok (nilai&#13;
p=</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706799</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 15:58:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 08:49:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>