<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706795">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN STATUS GIZI TERHADAP TINGKAT KONTROL ASMA STUDI:</title>
  <subTitle>CROSS-SECTIONAL DI RUMAH SAKIT TINGKAT II ISKANDAR MUDA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARETA BERLIANA PUTRI IBNU</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Asma merupakan penyakit pernapasan kronis yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Keberhasilan penanganan asma ditandai dengan tingkat kontrol yang baik, yang dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan pasien dan status gizi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai asma dan status gizi dengan tingkat kontrol asma pada pasien di Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 43 pasien asma yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Tingkat pengetahuan dinilai menggunakan Asthma General Knowledge Questionnaire (AGKQ), kontrol asma dengan Asthma Control Test (ACT), dan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta waist circumference. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman pada taraf signifikansi p ≤ 0,05. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah (44,2%) dan asma tidak terkontrol (48,8%). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kontrol asma (p = 0,000; r = 0,523), antara IMT dengan tingkat kontrol asma (p = 0,038; r = - 0,318) serta antara waist circumference dengan tingkat kontrol asma (p = 0,002; r = - 0,459). Kesimpulannya, tingkat pengetahuan yang baik dan status gizi normal berkontribusi terhadap kontrol asma yang lebih optimal. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi dan intervensi gizi bagi pasien asma.&#13;
 &#13;
Kata kunci: asma, tingkat pengetahuan, status gizi, kontrol asma, IMT, waist circumference.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ASTHMA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KNOWLEDGE - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>616.238</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706795</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 13:48:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 15:01:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>