<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706787">
 <titleInfo>
  <title>KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAILATUL FADHILLAH MANDAMURA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Krisis kesehatan adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa, korban luka/sakit, pengungsian, dan/atau adanya potensi bahaya yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Hal ini membutuhkan respons  cepat di luar kebiasaan normal dan diperlukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan agar penanggulangan krisis kesehatan dapat dilakukan dengan maksimal. Kepemimpinan mempengaruhi bagaimana tindakan penanggulangan krisis kesehatan dilakukan, baik dari segi kegiatan, waktu, ataupun keputusan yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gaya dan karakteristik kepemimpinan, kelebihan dan kekurangan kepemimpinan, tantangan dan hambatan dalam penanggulangan, serta proses pengambilan keputusan saat penanggulangan krisis kesehatan dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap 7 orang perempuan yang pernah menanggulangi krisis kesehatan yang terjadi di Kabupaten Aceh Besar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan tidak menggunakan satu gaya kepemimpinan, tetapi menggunakan banyak gaya kepemimpinan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Gaya kepemimpinan yang dipakai adalah kepemimpinan kombinasi. Kelebihan dan kekurangan kepemimpinan bervariasi antar individu karena tergantung dari pengalaman dan karakter masing-masing. Tantangan dan hambatan yang ditemukan muncul dari peran ganda yaitu sebagai tenaga kesehatan dan sebagai ibu rumah tangga. Keputusan yang diambil saat penanggulangan melalui proses diskusi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepemimpinan perempuan dalam penanggulangan krisis kesehatan bersifat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEALTH SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>362.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706787</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 13:05:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 16:01:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>