<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706783">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KONDISI PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) DENGAN KUALITAS HIDUP SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JASMIN NARIZKY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala fisik, emosional, dan&#13;
perilaku yang terjadi secara siklik sebelum menstruasi dan dapat mengganggu&#13;
aktivitas harian perempuan. Premenstrual Syndrome (PMS) pada remaja dapat&#13;
menurunkan kualitas hidup melalui gangguan konsentrasi belajar, peningkatan&#13;
absensi sekolah, serta penurunan kesehatan mental dan hubungan sosial. Kondisi ini&#13;
penting dikaji karena masa remaja merupakan fase transisi menuju dewasa yang&#13;
menentukan kesejahteraan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui hubungan antara PMS dengan kualitas hidup siswi sekolah menengah&#13;
atas di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi&#13;
dengan pendekatan cross-sectional pada 139 siswi yang dipilih melalui metode&#13;
cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Shortened&#13;
Premenstrual Assessment Form (SPAF) untuk menilai PMS dan World Health&#13;
Organization Quality of Life–BREF (WHOQOL-BREF) untuk menilai kualitas&#13;
hidup, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square&#13;
untuk menguji hubungan antarvariabel. Seluruh responden (100%) mengalami&#13;
PMS, terdiri atas PMS ringan (23,7%), sedang (45,3%), dan berat (30,9%). Terdapat&#13;
hubungan yang signifikan antara PMS dan kualitas hidup pada domain fisik (p =&#13;
0,001) serta psikologis (p = 0,632), namun tidak dengan domain sosial (p = 0,350)&#13;
dan lingkungan (p = 0,878). Premenstrual Syndrome (PMS) berhubungan dengan&#13;
kualitas hidup remaja, terutama aspek fisik dan psikologis yang berperan penting&#13;
dalam masa pertumbuhan. Temuan ini dapat menjadi dasar penguatan edukasi&#13;
kesehatan reproduksi remaja serta pengembangan kebijakan yang berorientasi pada&#13;
kesejahteraan perempuan dan kesehatan mental remaja</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>QUALITY OF LIFE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PREMENSTRUAL SYNDROME - GYNECOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>618.172</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706783</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 12:57:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 15:19:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>