<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706767">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENDERITA POLIP NASI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naura Yasmin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Polip nasi merupakan pertumbuhan jinak pada mukosa hidung yang sering ditemukan pada orang dewasa. Kondisi ini dapat menyebabkan obstruksi nasal, gangguan penciuman, dan penurunan kualitas hidup. Hingga kini, data mengenai karakteristik penderita polip nasi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penderita polip nasi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2024 berdasarkan jenis kelamin, usia, faktor risiko, gejala klinis, derajat polip nasi, serta pemeriksaan histopatologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang didiagnosis polip nasi di Poliklinik THT-KL RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh selama periode Januari-Desember 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 41 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita polip nasi paling banyak berjenis kelamin perempuan (56%) dan kelompok usia terbanyak adalah 26-35 tahun (22%). Faktor risiko tersering adalah sinusitis (56%). Gejala klinis utama yang dialami seluruh pasien adalah obstruksi nasal (100%), diikuti oleh rinore (48,8%), nyeri kepala (36,6%), dan anosmia (26,8%). berdasarkan derajat keparahan, sebagian besar pasien berada pada derajat 2 (48,8%). Sebanyak 26 pasien (63%) menjalani pemeriksaan histopatologi. Sebagian besar penderita polip nasi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh adalah perempuan dengan usia produktif dan memiliki faktor risiko sinusitis. Gejala yang paling dominan adalah obstruksi nasal, dan sebagian besar pasien datang dengan derajat polip sedang (derajat 2). Pemeriksaan histopatologi tetap berperan penting dalam menegakkan diagnosis definitif pada kasus polip nasi.&#13;
Kata kunci: polip nasi, karakteristik penderita, sinusitis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NASAL SINUS DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.212</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706767</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 10:06:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 11:27:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>